Pulau Jeju, dari Lokasi Syuting Drakor hingga Geger Penemuan 4 Mayat

CNN Indonesia
Kamis, 27 Agu 2026 12:00 WIB
Pulau Jeju, dari Lokasi Syuting Drakor hingga Geger Penemuan 4 Mayat
Pulau Jeju di Korea Selatan saat musim dingin. (istockphoto/july7th)
Jakarta, CNN Indonesia --

Baru-baru ini Pulau Jeju di Korea Selatan dihebohkan dengan kabar penemuan empat mayat dalam kurun waktu 72 jam. Kepolisian setempat melaporkan keempat mayat tersebut ditemukan dalam kondisi membusuk di jalur pendakian hingga kawasan permukiman penduduk.

Tak hanya itu, seorang perwira polisi berusia 35 tahun juga ditangkap atas tuduhan penutupan prematur pada sejumlah kasus orang hilang di Pulau Jeju.

Akibatnya, empat pejabat senior di Kantor Polisi Jeju Seobu resmi dinonaktifkan dari jabatannya. Badan Kepolisian Nasional Korea Selatan (NPA) menyatakan sedang melakukan inspeksi internal untuk menyelidiki keterlibatan dan kelalaian pengawasan para atasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kabar buruk lainnya juga memicu kepanikan publik setelah seorang mantan anggota polisi ditangkap atas dugaan penusukan mantan istrinya hingga tewas.

Banyaknya insiden yang terjadi di Pulau Jeju membuat wisatawan berbondong-bondong melakukan pembatalan tiket pesawat dan hotel yang telah dipesan untuk menikmati musim panas di sana.

Sebagai destinasi, Pulau Jeju sendiri memiliki banyak keistimewaan. Bahkan, mengutip dari Visit Korea, Pulau Jeju masuk ke daftar World's Greatest Places 2023 versi TIME Magazine.

Jeju memiliki daya tarik alam yang menjadi salah satu alasan pulau ini populer di kalangan wisatawan. Pulau ini terbentuk dari aktivitas vulkanik sehingga memiliki sejumlah lanskap unik, seperti Gunung Hallasan, Seongsan Ilchulbong, serta sistem gua lava Geomunoreum. Ketiganya bahkan telah ditetapkan sebagai Warisan Alam Dunia UNESCO.

Selain itu, Jeju juga memiliki jalur pendakian Jeju Olle Trail yang membentang melewati berbagai kawasan dengan pemandangan alam khas pulau tersebut.

Keindahan alam itu membuat Pulau Jeju menjadi lokasi favorit untuk produksi film, drama Korea, hingga variety show. Popularitas tayangan tersebut kemudian menarik wisatawan untuk mengunjungi lokasi-lokasi itu.

Salah satu drama yang mengambil latar utama di Pulau Jeju adalah Our Blues, yang menyoroti kehidupan warga lokal dan tradisi haenyeo , yang dibintangi Lee Byung Hun, Shin Min Ah, dan Kim Woo Bin.

Drama Korea yang juga mengambil latar Jeju adalah When Life Gives You Tangerines yang diperankan oleh bintang ternama Park Bo Gum dan IU pada 2025.

Drama tersebut menampilkan kehidupan masyarakat Jeju sekaligus berbagai pemandangan khas pulau tersebut. Popularitas drama ini disebut ikut mendorong peningkatan kunjungan wisatawan asing ke Jeju.

Mengutip Korea JoongAng Daily, para pejabat bahkan mengaitkan peningkatan jumlah wisatawan akibat popularitas drama tersebut.

Pada April 2025, jumlah wisatawan asing ke Jeju meningkat 11,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan kemudian berlanjut menjadi 35,8 persen pada Mei, 28,8 persen pada Juni, dan bahkan 76 persen pada Juli.

Wisatawan asal Indonesia juga menjadi bagian dari kunjungan tersebut. Berdasarkan data dari Asosiasi Pariwisata Jeju yang dikutip dari Yonhap News, pada 2025 tercatat sebanyak 16.008 wisatawan Indonesia mengunjungi Jeju.

Jumlah tersebut menempatkan Indonesia di posisi ketujuh sebagai turis asing terbanyak ke Pulau Jeju pada tahun tersebut, setelah China, Taiwan, Jepang, Amerika Serikat, Hong Kong, dan Singapura.

Wisatawan Indonesia juga memiliki kemudahan untuk mengunjungi Jeju. Pemerintah Korea Selatan memberlakukan program bebas visa bagi pemegang paspor Indonesia atau Warga Negara Indonesia (WNI) yang berkunjung ke Pulau Jeju sejak 2020.

Warga negara Indonesia (WNI) dapat berkunjung ke Pulau Jeju, Korea Selatan, tanpa visa dengan durasi tinggal maksimal 30 hari. Penerbangan harus langsung menuju Pulau Jeju dari luar negeri (seperti dari Singapura, Malaysia, atau Thailand) tanpa transit domestik di daratan utama Korea Selatan seperti Seoul atau Busan

Wisatawan tidak diizinkan keluar dari Pulau Jeju untuk melancong ke kota lain di Korea Selatan. Jika berencana ke Seoul, visa Korea standar tetap wajib diurus.

(dsd/wiw)
placeholder