Karpet Merah Bandara Dubai: Tanpa Paspor, Jalur Imigrasi Cuma 3 Detik

CNN Indonesia
Kamis, 06 Agu 2026 09:45 WIB
A passenger walks through the "red carpet corridor," a newly unveiled smart tunnel, at Dubai International Airport, in Dubai, United Arab Emirates, September 16, 2025. REUTERS/Amr Alfiky
Fasilitas Koridor Karpet Merah di Bandara Internasional Dubai, UEA. (REUTERS/Amr Alfiky)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bandara Internasional Dubai (DXB) di Uni Emirat Arab meluncurkan layanan inovatif bertajuk "Red Carpet Corridor" atau Koridor Karpet Merah.

Fasilitas ini memungkinkan penumpang yang baru tiba untuk menyelesaikan seluruh prosedur keimigrasian tanpa perlu menunjukkan paspor, boarding pass, bahkan tanpa harus berhenti melangkah.

Layanan berbasis kecerdasan buatan (AI) ini pertama kali diperkenalkan di area keberangkatan kelas bisnis Bandara Dubai, sebelum akhirnya diperluas untuk melayani penumpang yang tiba di Terminal 3.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Chief Executive Officer (CEO) Dubai Airports, Paul Griffiths, mengungkapkan bahwa teknologi Red Carpet Smart Tunnel ini nantinya akan tersedia untuk seluruh penumpang di DXB.

Seperti dilansir Time Out, layanan cerdas yang menjadi pionir di dunia ini memungkinkan pengunjung melewati gerbang pemeriksaan keamanan hanya dalam waktu 3,4 detik, jauh lebih cepat dibandingkan prosedur konvensional yang memakan waktu 12,5 detik.

Direktorat Jenderal Kediaman dan Urusan Luar Negeri (GDRFA) Dubai mengklaim fasilitas ini sebagai pengalaman perjalanan tercepat di dunia, lantaran mampu memproses hingga 10 penumpang secara bersamaan menggunakan pemindaian data biometrik secara langsung.

Proyek ini telah mengalami serangkaian pembaruan, termasuk pemasangan kamera pemindai baru di ruang tunggu atau lounge kelas satu dan kelas bisnis Terminal 3.

Teknologi koridor karpet merah ini mulai diterapkan bagi warga negara Uni Emirat Arab (UEA) serta telah diperluas untuk para pemegang izin tinggal di UEA.

Bagi penumpang yang terbang menggunakan maskapai Emirates, proses perjalanan tanpa kontak ini dapat diakses dengan mendaftar melalui aplikasi resmi maskapai khusus anggota Skywards.

Penumpang hanya perlu mengunggah foto diri atau selfie yang sesuai dengan dokumen paspor untuk dapat melakukan check-in, pemeriksaan imigrasi, hingga naik ke dalam pesawat secara otomatis.

Chief Operating Officer (COO) Dubai Airports, Majed Al Joker, menjelaskan bahwa sebagian besar pengembangan teknologi canggih ini juga diterapkan pada sistem operasional belakang layar, seperti penggunaan AI untuk menentukan posisi pesawat hingga menganalisis data penerbangan secara presisi.

Paul Griffiths menegaskan bahwa seluruh teknologi yang tengah diuji coba di Bandara Internasional Dubai nantinya akan diimplementasikan secara penuh di Bandara Internasional Al Maktoum.

Langkah ini sejalan dengan rencana besar pemerintah Dubai untuk menyulap bandara keduanya tersebut menjadi bandara dengan kapasitas penampungan penumpang terbesar di dunia. Design akhir untuk pengembangan Bandara Internasional Al Maktoum dilaporkan telah memasuki tahap akhir dan siap memasuki fase kemitraan konstruksi.

(wiw)


[Gambas:Video CNN]