Yuk Ketahui, Ini Manfaat Vaksin HPV untuk Anak Laki-laki

CNN Indonesia
Rabu, 05 Agu 2026 07:30 WIB
HPV vaccine glass bottle and syringe on pink background.
ilustrasi Vaksin HPV. (iStockphoto/solidcolours)
Jakarta, CNN Indonesia --

Anggapan bahwa vaksin Human Papillomavirus atau HPV hanya ditujukan bagi orang dewasa yang telah aktif secara seksual masih marak di masyarakat.

Padahal, secara medis, perlindungan terbaik justru didapatkan ketika imunisasi HPV diberikan sejak usia anak-anak sebelum adanya risiko paparan virus.

Kondisi inilah yang mendorong pemerintah menetapkan vaksin HPV sebagai salah satu imunisasi wajib bagi anak usia sekolah demi menekan angka penyebaran penyakit akibat infeksi HPV.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir situs resmi Eka Hospital, pemberian vaksin HPV pada anak usia 10-13 tahun atau setara kelas 5 SD memberikan efektivitas imunitas yang jauh lebih maksimal. Selain risiko paparan virus yang masih sangat rendah, pembentukan respons imun pada anak-anak bekerja jauh lebih optimal.

Bahkan dari segi efisiensi medis, pemberian 2 dosis vaksin HPV pada rentang usia 10-13 tahun terbukti memberikan tingkat perlindungan yang setara dengan 3 dosis yang diberikan pada remaja usia 16-18 tahun.

Saat ini, Pemerintah Indonesia telah memasukkan vaksin HPV ke dalam program imunisasi gratis bagi anak kelas 5 SD melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang dapat diakses di sekolah maupun Puskesmas.

Manfaat Bagi Anak Laki-Laki dan Jenis Kanker yang Dicegah

Vaksin HPV tidak hanya diperuntukkan bagi anak perempuan, tetapi juga sangat krusial bagi anak laki-laki. Berdasarkan kajian riset dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), program vaksinasi HPV pada anak laki-laki di Indonesia tergolong cost-effective atau sangat layak diterapkan berdasarkan pertimbangan farmakoekonomi.

Meski penularan utamanya terjadi melalui hubungan seksual, beberapa tipe virus HPV juga dapat menular melalui sentuhan kulit. Vaksinasi sejak dini efektif mencegah infeksi kutil kelamin serta berbagai penyakit ganas berikut:

- Kanker Serviks
- Kanker Penis
- Kanker Anus
- Kanker Mulut dan Tenggorokan
- Kanker Vagina

Vaksinasi HPV disuntikkan secara intramuskular (ke dalam jaringan otot). Untuk skema pemberian 3 dosis, berikut panduan jadwal yang berlaku:

- Dosis Pertama: Diberikan pada bulan ke-0.
- Dosis Kedua: Diberikan 1 atau 2 bulan setelah dosis pertama (tergantung jenis vaksin bivalen atau tetravalen).
- Dosis Ketiga: Diberikan 6 bulan setelah dosis pertama.

Apabila anak sempat melewatkan jadwal penyuntikan dosis berikutnya, orang tua tidak perlu mengulang proses imunisasi dari awal. Cukup melanjutkan dosis yang terlewat sesuai petunjuk tenaga medis.

(wiw)


[Gambas:Video CNN]