Awas Hipertensi, Ini 5 Bahan Pengganti Garam dalam Masakan
Garam merupakan salah satu bumbu utama yang paling sering digunakan untuk menambah cita rasa gurih pada masakan.
Namun, tanpa disadari, konsumsi garam harian kerap melebihi batas yang dibutuhkan tubuh, yang berpotensi memicu berbagai penyakit serius seperti tekanan darah tinggi (hipertensi), stroke, hingga penyakit jantung.
Mengurangi asupan garam dapur bukan berarti Anda harus menyantap makanan yang hambar. Anda tetap bisa menyajikan hidangan lezat dan sehat dengan memanfaatkan beberapa bahan alternatif penambah rasa gurih yang lebih rendah natrium.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip berbagai sumber, berikut lima bahan yang dapat digunakan untuk menggantikan atau mengurangi porsi penggunaan garam dapur di rumah:
1. Kaldu Jamur
Kaldu jamur atau yang juga dikenal dengan nutritional yeast merupakan penyedap alami berbahan dasar jamur yang dinonaktifkan. Memiliki karakter rasa gurih (umami) yang kuat, kaldu jamur kini menjadi pilihan favorit pengganti garam dapur, bahkan sering diandalkan sebagai penambah rasa aman untuk Makanan Pendamping ASI (MPASI) balita.
2. Bawang Putih
Bawang putih cincang yang ditumis hingga harum atau digoreng garing mampu menghasilkan cita rasa gurih alami dan aroma yang menggugah selera. Penggunaan bawang putih sangat disarankan bagi Anda yang sedang menjalani diet rendah natrium, karena dapat memperkaya rasa masakan tanpa perlu memicu kenaikan tekanan darah.
3. Monosodium Glutamat (MSG)
Terlepas dari stigma negatif yang beredar, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kandungan natrium dalam MSG sebenarnya jauh lebih rendah dibandingkan garam dapur biasa untuk tingkat rasa gurih yang setara. Mengganti sebagian porsi garam dengan sedikit MSG efektif menjaga kelezatan masakan sekaligus memangkas total asupan natrium harian.
4. Margarin
Untuk hidangan tumisan atau kue panggang (baking), margarin dapat dimanfaatkan untuk memberikan sentuhan rasa asin dan gurih. Selain praktis dan terjangkau, margarin berbahan dasar minyak nabati mengandung lemak tak jenuh ganda yang baik untuk membantu menjaga kadar kolesterol tubuh, selama dikonsumsi dalam takaran yang wajar.
"Memangkas asupan natrium dan membiasakan diri menggunakan rempah-rempah alami merupakan langkah sederhana namun berdampak besar untuk menjaga kesehatan organ jantung dalam jangka panjang."
5. Lada Bubuk atau Merica
Lada bubuk sangat cocok digunakan sebagai penyedap pada masakan berkuah seperti sup, tumisan, maupun olahan pasta. Sensasi pedas dan hangat serta aroma khas dari merica mampu menyamarkan berkurangnya rasa asin dari garam, sehingga masakan tetap terasa mantap di lidah.
(wiw)[Gambas:Video CNN]