Malaysia Juara Pariwisata ASEAN, Thailand Kedua, RI Urutan Berapa?

CNN Indonesia
Selasa, 04 Agu 2026 06:00 WIB
Kuala lumpur skyline, Malaysia
Pemandangan Kuala Lumpur, salah satu daya tarik wisata di Malaysia. (Istockphoto/bee32)
Jakarta, CNN Indonesia --

Malaysia berhasil mempertahankan posisinya sebagai negara yang paling banyak dikunjungi di kawasan Asia Tenggara (Asean) usai mencatatkan 21,12 juta kedatangan wisatawan internasional pada semester pertama tahun 2026.

Melansir VN Express, Angka kunjungan yang dicatatkan Malaysia itu mengalami kenaikan sebesar 2,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan data dari Kementerian Pariwisata, Seni, dan Budaya Malaysia, total kunjungan wisatawan pada periode Januari hingga Juni tersebut bahkan tercatat 17,7 persen lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun 2019 sebelum pandemi Covid-19. Hal ini menandakan pemulihan sektor pariwisata Malaysia berada di jalur yang sangat positif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengutip laporan The Star, lonjakan pertumbuhan ini didorong oleh momentum kampanye Visit Malaysia 2026, penguatan konektivitas penerbangan regional, inisiatif pariwisata domestik, penyelenggaraan berbagai acara internasional berskala besar, serta promosi produk wisata yang kian beragam di seluruh pelosok negeri.

Pasar negara-negara anggota Asean menjadi penyumbang terbesar dengan porsi mencapai 72,8 persen dari total kedatangan turis asing.

Singapura masih kokoh sebagai kontributor wisatawan terbesar bagi Malaysia dengan kenaikan kunjungan sebesar 4,4 persen. Sementara itu, lonjakan drastis tercatat dari pasar-pasar baru, seperti Kamboja yang naik 52,3 persen, Laos 25,4 persen, dan Myanmar 45,9 persen.

Di luar kawasan Asean, kunjungan turis dari Asia Timur mencatatkan pemulihan sebesar 12,7 persen, Asia Tengah tumbuh 23,3 persen, Oseania naik 7,4 persen, serta benua Amerika tumbuh 4,9 persen.

Pasar tradisional seperti Singapura, Indonesia, dan China tetap menjadi penyumbang angka terbesar. Kedatangan turis asal China terus mengalami peningkatan yang didorong oleh kebijakan bebas visa serta promosi pariwisata yang gencar dilakukan secara berkelanjutan.

Di sisi lain, Thailand yang menjadi salah satu hub pariwisata utama di Asia Tenggara harus puas mencatatkan 16,7 juta wisatawan mancanegara sepanjang Januari hingga Juni 2026. Angka tersebut mengalami penurunan sebesar 3,09 persen secara tahunan.

Sementara itu, Vietnam berhasil mengamankan posisi berikutnya dengan menyambut 12,3 juta pengunjung internasional dalam enam bulan pertama tahun ini, atau melonjak 14,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Posisi selanjutnya ditempati Singapura yang membukukan 8,12 juta wisatawan. Angka ini mengalami penurunan sebesar 1,7 persen secara tahunan akibat melambatnya pergerakan turis dari pasar utama mereka, seperti Indonesia dan India.

Di sisi lain, menurut data BPS, secara kumulatif, kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia selama Januari-Juni 2026 mencapai 7,45 juta kunjungan, meningkat 5,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Indonesia menempati urutan kelima dalam daftar ini.

Wisatawan asal Malaysia masih menjadi penyumbang kunjungan terbesar pada Juni 2026 dengan porsi 18,66 persen, disusul Singapura 12,25 persen dan Australia 12,08 persen.

(wiw)


[Gambas:Video CNN]