Yang Harus Jadi Perhatian Sebelum Melakukan Prosedur 'Breast Lifting'

Mayapada Hospital | CNN Indonesia
Jumat, 31 Jul 2026 14:00 WIB
Sexy girl in a white t-shirt.
Ilustrasi. (Foto: Istockphoto/2HotBrazil)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perubahan bentuk payudara usai menyusui adalah hal lazim dialami perempuan yang baru menjadi ibu. Jika breast lifting menjadi pilihan, pastikan terlebih dahulu untuk sepenuhnya memahami manfaat dan risikonya, serta berkonsultasi dengan dokter agar tindakan yang dipilih sesuai dengan kondisi tubuh.

Dr. Beta Subakti Nata Atmadja, Sp.B.P.R.E., Subsp. E.L.(K), dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan dan Surabaya, menjelaskan bahwa breast lifting atau Mastopeksi adalah prosedur yang berfokus pada mengangkat dan membentuk kembali payudara yang kendur, menempatkannya pada posisi yang lebih tinggi dan lebih proporsional di dada.

Dr. Beta tercatat merupakan alumni pendidikan kedokteran Universitas Airlangga, sebelum melanjutkan pelatihan (fellowship) di Seoul National University-Bundang Hospital, Korea Selatan. Saat ini, ia masih aktif menjadi pembicara dalam acara-acara kongres kedokteran yang diadakan di Korea Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dr. Beta, keputusan menjalani breast lifting berawal dari perubahan bentuk payudara yang dirasa sudah mengganggu, seperti payudara tampak lebih kendur, kehilangan bentuk, atau posisi puting yang turun.

"Pada dasarnya, breast lifting bertujuan mengembalikan bentuk payudara agar tampak lebih proporsional tanpa mengubah ukurannya," kata dr. Beta.

Ia memaparkan, prosedur breast lifting dilakukan dengan mengangkat dan membentuk kembali jaringan payudara serta menyesuaikan posisi puting agar lebih proporsional. Teknik dan jenis sayatan yang digunakan, akan disesuaikan dengan kondisi setiap pasien.

"Jika diperlukan, prosedur ini dapat dikombinasikan dengan breast augmentation untuk menambah volume payudara, sesuai hasil evaluasi," tambahnya.

Sepanjang karier, dr. Beta dikenal berpengalaman melakukan tindakan breast augmentation dan breast reduction (pengecilan) dan banyak prosedur bedah plastik advanced lainnya, seperti blepharoplasty, abdominoplasty/tummy tuck, face lift. Ia juga memiliki jam terbang tinggi dalam melakukan operasi hidung atau rhinoplasty.

Dr. Beta menambahkan, hal lain yang harus diketahui pasien adalah soal waktu yang tepat untuk menjalani prosedur ini. Waktu yang paling ideal, adalah setelah masa menyusui dan bentuk payudara sudah stabil.

"Hal ini penting agar dokter dapat mengevaluasi bentuk dan volume payudara secara lebih akurat. Jika masih berencana hamil dalam waktu dekat, sebaiknya diskusikan terlebih dahulu dengan dokter karena kehamilan berikutnya dapat kembali memengaruhi bentuk payudara," tuturnya.

Dengan memahami hal-hal penting di atas, calon pasien disarankan untuk dapat mempertimbangkan waktu yang tepat, juga meluangkan waktu memilih dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetika yang berpengalaman, serta rumah sakit dengan fasilitas memadai, agar prosedur dilakukan secara aman sesuai kondisi dan kebutuhan.

Aesthetic Center Mayapada Hospital menyediakan layanan komprehensif, mulai dari konsultasi, tindakan, hingga perawatan pascaoperasi, didukung fasilitas bedah modern, serta standar pelayanan internasional sesuai akreditasi Joint Commission International (JCI) yang berfokus pada keselamatan (patient safety) dan kenyamanan pasien (patient-centered care).

Selain breast lifting, Aesthetic Center Mayapada Hospital juga menghadirkan berbagai prosedur bedah plastik estetika lainnya, seperti Mommy Makeover mulai dari tummy tuck (abdominoplasti), breast augmentation, dan breast lifitng, Rib Cartilage Rhinoplasty, Blepharoplasty, dan Buccal Fat Removal, yang disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi masing-masing pasien.

Untuk penjadwalan konsultasi bersama dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetika di Aesthetic Center Mayapada Hospital, dapat dilakukan melalui Call Center 150770, WhatsApp 0817-17-150770, atau lewat aplikasi MyCare.

Informasi layanan lainnya di Mayapada Hospital dapat ditemukan dalam fitur Health Articles & Tips di MyCare, yang dilengkapi fitur Personal Health yang terhubung dengan Google Fit dan Health Access untuk memantau detak jantung, kalori, langkah, dan Body Mass Index (BMI).

(rea/rir)


[Gambas:Video CNN]