Menurut Studi, Olahraga Ini Bisa Naikkan Harapan Hidup Sampai 5 Tahun

CNN Indonesia
Selasa, 04 Agu 2026 23:30 WIB
Jenis olahraga yang menambah angka harapan hidup
Ilustrasi. Studi mengungkap jenis olahraga yang mampu menambah angka harapan hidup jika dilakukan rutin. (Pexels/ Vladislav Vasnetsov)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tubuh sehat tak cukup hanya dengan asupan nutrisi seimbang. Kamu tetap perlu olahraga rutin. Menurut studi, ada jenis olahraga tertentu yang menyehatkan sekaligus menambah angka harapan hidup sampai lima tahun.

Keinginan untuk berumur panjang ternyata tidak lagi sebatas lagu yang dinyanyikan setiap perayaan ulang tahun. Sebuah studi mengungkap peningkatan angka harapan hidup pada mereka yang rutin melakukan olahraga tertentu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dilansir dari Healthy, Dan Buettner, pakar Blue Zone, lewat akun Instagramnya berbagi soal Copenhagen City Heart Study yang diluncurkan pada 1991 dan berlangsung hingga 2017.

Selama 25 tahun, studi melacak tingkat kesehatan dan kematian pada 8.577 peserta. Pada 2018, Mayo Clinic menerbitkan temuan utama pada riset.

Peneliti sebenarnya membandingkan tingkat kematian peserta di antara kelompok yang kurang aktif. Selain itu, mereka menemukan peningkatan angka harapan hidup pada orang yang rutin berolahraga. Tiap jenis olahraga mampu menambah angka harapan hidup hingga beberapa tahun bahkan ada yang di atas lima tahun.

  • Tenis: 9,7 tahun
  • Badminton: 6,2 tahun
  • Sepak bola: 4,7 tahun
  • Bersepeda: 3,7 tahun
  • Berenang: 3,4 tahun
  • Jogging: 3,2 tahun
  • Senam: 3,1 tahun
  • Aktivitas klub kesehatan: 1,5 tahun

Dan Buettner berpendapat olahraga tersebut mampu menambahkan angka harapan hidup sebab orang berkesempatan menjadi bagian dari tim sehingga mampu mengatasi kesepian. Menurut studi yang pernah ada sebelumnya, kesepian berkontribusi pada kematian atau penurunan angka harapan hidup.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan RI mengingatkan agar tubuh selalu aktif lewat olahraga atau aktivitas fisik. Mengutip dari laman Kemenkes RI, aktivitas fisik adalah segala sesuatu yang menggerakkan tubuh dan membakar kalori.

ZumbaIlustrasi. Olahraga perlu rutin dilakukan dengan intensitas yang ditambah seiring berjalan waktu. (Pexels.com/katetrysh)

Hal ini bisa berarti aktivitas jalan kaki, menaiki tangga, dan peregangan. Kamu disarankan untuk berolahraga atau melakukan aktivitas fisik selama 150 menit per minggu atau 75 menit dengan latihan aerobik berat.

Aktivitas fisik yang dilakukan pun disarankan tidak dalam intensitas yang sama. Intensitas olahraga perlu ditingkatkan seiring berjalan waktu.

Aktivitas fisik dengan intensitas sedang misalnya, jalan cepat, renang, menari, berkebun, tenis (double), lalu bersepeda (kecepatan kurang dari 15 km/jam).

Sementara itu aktivitas fisik berat meliputi, hiking dengan membawa tas yang berat, lari, zumba, tenis (single), dan lompat tali.

(els)


[Gambas:Video CNN]