Jalani Bayi Tabung 10 Kali, Pria 64 Tahun Ini Akhirnya Punya Anak

CNN Indonesia
Kamis, 30 Jul 2026 19:15 WIB
Mimpi seorang pria 64 tahun asal Samarinda untuk memiliki anak akhirnya terwujud usai berkali-kali gagal dalam menjalani program bayi tabung.
Ilustrasi. Mimpi seorang pria 64 tahun asal Samarinda untuk memiliki anak akhirnya terwujud usai berkali-kali gagal dalam menjalani program bayi tabung. (Istockphoto / Simon Dannhauer)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mimpi seorang pria lanjut usia (lansia) asal Samarinda, Kalimantan Timur akhirnya terwujud. Ia akhirnya bisa memomong bayi di usia yang telah menginjak 64 tahun.

Impian itu terwujud usai ia dan sang istri sepuluh kali menjalani program IVF (in vitro fertilization) alias bayi tabung tanpa hasil. Namun, pada percobaan yang ke-10, bayi mungil itu muncul menjadi penerang di antara keduanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kisah pasangan suami istri (pasutri) itu viral dari sebuah unggahan Instagram dr Benediktus Arifin Sp.OG (K) yang mendampingi pasangan tersebut.

"TERJAWAB SUDAH: 10 X (45+64)=1 IVF KE-10 (1X di @murulaivsurabaya). Usia istri 45 tahun @murni_mursyid, usia suami 64 tahun @desa_pag. Tiba di pangkuan mereka 1 harapan, 1 mimpi, 1 perjuangan tanpa kenal lelah," tulis pria yang akrab disapa dokter Benny ini. CNNIndonesia.com telah meminta izin untuk mengutip unggahan tersebut.

Benny juga mengungkapkan perasaannya saat pasangan ini berkata dengan lirih, 'Ini yang terakhir dok, usaha kami.'.

[Gambas:Instagram]

"DOA, USAHA, SYUKUR itu saja yg selalu saya sematkan di setiap pertemuan bersama mereka, hingga akhirnya setengah tidak percaya dan rasa haru luar biasa Yang Maha Kuasa menghadirkan mimpi dan harapan itu JUSTRU DI AKHIR UPAYA dan ASA," tulisnya.

Kisah yang dibagikan dokter Benny pun memancing perhatian warganet. Banyak warganet yang ikut mendoakan, tapi ada juga beberapa yang mempertanyakan bagaimana kelak nasib si kecil mengingat usia orang tua yang tak lagi muda.

"Kalau ada netizen nyinyir bilang 'kasihan ortunya udah berumur, nanti anaknya blablabla ke depannya'. Stop! Anak itu kuasa Allah. Rezeki juga kuasa Allah. Kalau takdirnya anak itu ada dan dilahirkan berarti insya Allah rezeki dan harapan masa depan anak itu juga ada dan sudah dijamin," tulis seorang warganet.

IVF atau bayi tabung sendiri memang menjadi solusi bagi pasangan yang sulit memiliki anak. Metode ini dilakukan dengan mempertemukan sel sperma dan sel telur di luar tubuh.

Sel telur yang berhasil dibuahi oleh sperma di luar tubuh dan menjadi embrio nantinya akan dipindahkan ke dalam rahim wanita. Jika embrio sudah menempel di dinding rahim, maka janin akan tumbuh.

Bayi tabung sering direkomendasikan sebagai salah satu solusi masalah infertilitas pada pasangan yang sudah berusia di atas 40 tahun.

Kendati demikian, bayi tabung tak menjamin keberhasilan. Beberapa faktor dapat mendukung keberhasilan bayi tabung seperti usia ibu, riwayat reproduksi, kuantias dan kualitas sel sperma dan telur, masalah penyebab infertilitas, hingga gaya hidup.

(asr)


[Gambas:Video CNN]