Modifikasi Rumah Bisa Kurangi Depresi pada Lansia, Begini Caranya
Sebuah studi di China mengemukakan, kondisi rumah ternyata berhubungan erat dengan kesejahteraan mental lansia. Bagi lansia, rumah yang dahulu terasa nyaman bisa berubah menjadi ruang yang cukup menyulitkan karena keterbatasan fisik seiring bertambahnya usia.
Anak tangga yang tinggi, lantai kamar mandi yang licin, hingga lemari terlalu tinggi yang dahulu terasa bukan tantangan, kini bisa menjadi hambatan pergerakan lansia di rumah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Modifikasi rumah bisa tingkatkan kesehatan mental lansia, benarkah?
Studi yang dilakukan Xuanru Lyu dan Jian Sun ini, meneliti data 5.706 lansia perkotaan dari China Longitudinal Aging Social Survey (CLASS) 2018 untuk melihat hubungan antara perubahan lingkungan rumah dan tingkat depresi. Adapun studi ini dipublikasikan di jurnal Frontiers in Public Health pada 2025.
Hasil studi menemukan, makin banyak modifikasi yang dilakukan di rumah, makin besar pula penurunan gejala depresi pada lansia. Temuan ini tetap konsisten meski diuji dengan berbagai model analisis.
Artinya, lingkungan tempat tinggal memang punya pengaruh besar terhadap kesejahteraan mental. Dalam konteks ini, rumah yang lebih ramah lansia dapat menjadi intervensi praktis untuk membantu mereka menjalani hari dengan lebih tenang dan percaya diri.
Tak hanya bagi lansia, rumah yang layak dihuni memang bisa meningkatkan kebahagiaan orang yang menempatinya. Hal ini diungkapkan oleh desainer interior Alysha Alli.
"Tidak mengherankan jika lingkungan kita dapat sangat memengaruhi kesehatan mental dan kesejahteraan kita, dan rumah kita, tempat kita menghabiskan sebagian besar waktu, bukanlah pengecualian," ujar Alli, dilansir The Independent.
Alli menekankan pentingnya menentukan warna, tata letak, pencahayaan, hingga dekorasi yang bisa memberi pengaruh positif pada kesehatan mental. Namun perubahan sederhana juga bisa memberikan efek positif.
Cara membuat rumah lebih nyaman ditinggali lansia
Tidak perlu melakukan renovasi rumah besar-besaran. Sedikit modifikasi atau perbaikan kecil bisa membuat lansia lebih nyaman di rumah dan menurunkan tingkat depresinya. Berikut ini beberapa caranya:
1. Memasang ramp
Memasang ramp atau permukaan landai yang menanjak, dapat secara signifikan meningkatkan aksesibilitas, terutama bagi lansia yang menggunakan kursi roda atau alat bantu jalan.
Ramp bisa dipasang di pintu masuk atau sebagai pengganti tangga. Menurut laman Happy Therapy Australia, alat bantuan ini bisa membuat lansia melakukan aktivitas sendiri dan merasa lebih berdaya.
2. Modifikasi kamar mandi
Lantai yang licin sering kali membuat lansia mudah cemas dan takut jatuh. Adapun kamar mandi jadi area paling rentan bagi lansia.
Anda bisa pertimbangkan memodifikasinya dengan memasang pegangan di dekat shower, pasang kloset duduk, ganti lantai yang lebih kesat, atau tempat duduk tambahan.
3. Ganti lantai
Membuat lantai jadi lebih aman tak cuma dilakukan di kamar mandi, tetapi juga di ruangan lain. Tak perlu mengganti lantai, Anda bisa mengakali dengan memasang karpet anti-selip.
4. Perbaiki pencahayaan
Pencahayaan yang buruk bisa mempersulit lansia melihat tangga, tepian, dan benda-benda yang berserakan di rumah. Gunakan pencahayaan terang, merata, tetapi tidak menyilaukan di ruang tengah, kamar mandi, dan pintu masuk.
Lalu gunakan tirai tipis yang memungkinkan cahaya alami bisa masuk ke ruangan. Paparan cahaya alami di pagi hari bisa membantu mengatur ritme sirkadian, sehingga membantu tidur lebih nyenyak pada malam hari.
5. Sesuaikan tinggi furnitur
Bagi lansia, furnitur yang terlalu rendah, terlalu empuk atau tidak stabil, menyulitkan mereka untuk duduk dan berdiri dengan aman.
Jadi, sesuaikan tinggi tempat tidur dan gunakan kursi dengan sandaran tangan lebih kokoh. Perubahan ini bisa mengurangi risiko jatuh saat bangun dari tempat tidur atau berdiri dari kursi.
Modifikasi rumah bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga investasi untuk kesehatan mental lansia. Dengan rumah yang lebih ramah lansia, kualitas hidup pun ikut membaik.
(rti)[Gambas:Video CNN]
