Lain dengan Strok, Ini Ciri-Ciri Bell's Palsy pada Wajah
Pernah melihat seseorang dengan kondisi wajah yang lumpuh sebagian? Jika pernah, kemungkinan itu adalah serangan Bell's palsy.
Untuk mengetahuinya, berikut ini gejala Bell's palsy pada wajah untuk diketahui.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penderita Bell's palsy sangat mudah untuk dikenali. Penderita akan mengalami kelumpuhan pada sebagian wajah yang membuatnya tampak terkulai atau jatuh.
Hal ini membuat gerakan pada wajah, seperti tersenyum hanya bisa dilakukan pada salah satu sisi wajah saja.
Meskipun terjadi penurunan atau pelemahan pada salah satu sisi wajah, namun Bell's palsy tidak berkaitan dengan serangan strok. Jadi bukan berarti orang yang wajahnya lumpuh sebagian itu pasti menderita strok.
Apa itu Bell's palsy?
Dikutip dari website Mayoclinic, Bell's palsy adalah sebuah kondisi pada otot-otot salah satu sisi wajah yang mengalami kelemahan secara tiba-tiba. Kelemahan yang terjadi pada otot-otot salah satu sisi wajah inilah yang membuat sebagian sisi wajah tampak terkulai, turun, atau tidak simetris.
Bell's palsy sering kali disalahartikan sebagai strok karena sama-sama membuat wajah terlihat tidak simetris. Padahal, Bell's palsy terjadi akibat peradangan pada saraf wajah atau saraf fasialis yang mengendalikan gerakan otot wajah.
Sementara strok umumnya juga disertai gejala lain seperti dibarengi dengan kelemahan pada separuh badan, gangguan bicara (cadel atau pelo), badan lemas, hingga penurunan kesadaran.
Gejala Bell's palsy umumnya muncul secara tiba-tiba dan berkembang dalam hitungan jam hingga beberapa hari. Tingkat keparahannya pun bervariasi, mulai dari kelemahan ringan hingga kelumpuhan total pada satu sisi wajah.
Meski Bell's palsy biasanya bisa sembuh sendiri, tetapi penderitanya perlu segera mendapatkan pertolongan medis. Selain untuk mempercepat pemulihan, pengobatan lebih lanjut juga berguna untuk mencegah komplikasi yang mungkin terjadi pada penderita Bell's palsy.
Gejala Bell's palsy pada wajah
Jika menemukan salah satu tanda Bell's palsy ini, segeralah pergi ke dokter untuk mengetahui penyebab dan mendapatkan penanganan lebih lanjut.
- Terjadi kelumpuhan sebagian atau ringan pada salah satu sisi wajah. Meski jarang terjadi, terdapat beberapa kasus yang menyebabkan kelumpuhan total pada salah satu sisi wajah penderita.
- Kesulitan untuk membuat ekspresi pada salah satu sisi wajah, seperti membuka dan menutup mata, sulit tersenyum, mengernyitkan dahi, mengangkat alis, dan lainnya.
- Nyeri telinga dan sekitar rahang pada bagian wajah yang sakit. Keluhan ini bahkan dapat muncul sebelum kelemahan pada wajah terlihat jelas.
- Bell's palsy juga dapat membuat telinga di sisi yang terkena menjadi lebih sensitif terhadap suara. Bunyi yang normal bagi orang lain bisa terasa lebih keras atau mengganggu.
- Sakit kepala dan pusing.
- Penurunan kemampuan indra perasa. Pada beberapa kasus, Bell's palsy dapat menyebabkan berkurangnya kemampuan mengecap rasa, terutama pada bagian depan lidah.
- Mulut yang terkena Bell's palsy mudah berliur.
- Jumlah air liur dan air mata berubah. Sebagian penderita mengalami mata yang lebih berair, sementara yang lain justru merasa mata atau mulut menjadi lebih kering.
Penyebab serangan Bell's palsy hingga saat ini belum diketahui pasti. Namun banyak ahli yang berpendapat jika Bell's palsy ini terjadi karena otot-otot yang mengontrol salah satu sisi wajah mengalami peradangan saraf dan pembengkakan.
Selain itu, kelumpuhan yang terjadi pada salah satu sisi wajah ini ditengarai juga disebabkan karena infeksi virus. Virus herpes menjadi salah satu virus yang diduga bisa menjadi penyebab dari serangan Bell's palsy.
Untuk meminimalkan terjadinya Bell's palsy, lakukan gaya hidup sehat dengan perbanyak asupan makanan berserat tinggi. Lakukan olahraga secara rutin untuk membantu tubuh tetap fit sehingga risiko serangan ini dapat dikurangi.
Selain itu, lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Hal ini untuk dapat mengetahui gejala Bell's palsy sedini mungkin agar pengobatan bisa dilakukan dengan maksimal.
Demikianlah beberapa gejala Bell's palsy yang terlihat pada wajah.
(ahd/fef) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
