Lakukan 6 Hal Ini Jika Anak Susah Bangun Pagi, Tak Perlu Berteriak
Hal pertama dan utama yang perlu dilakukan anak di pagi hari adalah bangun tidur. Meski penting, tapi anak susah sekali bangun pagi. Buat catatan orang tua, lakukan hal ini jika anak susah bangun pagi.
Rasanya tiada pagi tanpa 'drama'. Bagaimana tidak? Anak-anak susah dibangunkan. Padahal mereka harus segera bersiap ke sekolah. Kemudian belum lagi jika jarak ke sekolah cukup jauh sehingga harus memperhitungkan waktu berkendara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apakah Anda familiar dengan situasi tersebut? Tak perlu khawatir sebab, ada beberapa solusi yang bisa dipraktikkan orang tua agar anak tidak susah bangun pagi.
Lakukan ini jika anak susah bangun pagi
Mengutip ParentCo, penelitian menunjukkan bahwa kesulitan bangun tidur di pagi hari bukanlah karena kemalasan, melainkan akibat dari banyak faktor salah satunya genetik. Studi menemukan jam biologis tiap orang sudah ditentukan sejak lahir.
Kendati demikian, ada beberapa hal yang bisa diupayakan orang tua agar pagi bebas dari 'drama' membangunkan anak.
1. Pastikan anak tidur cukup
Anak-anak membutuhkan jam tidur yang lebih lama daripada orang dewasa. Anda bisa menciptakan suasana tidur yang nyaman seperti jangan terlalu banyak cahaya dan tidak memainkan gadget menjelang tidur.
Melansir Today's Parents, berikut ini rekomendasi waktu tidur berdasarkan kelompok usia:
- Bayi (4 hingga 12 bulan): 12 hingga 16 jam
- Balita (1 hingga 2 tahun): 11 hingga 14 jam
- Anak prasekolah (3 hingga 5 tahun): 10 hingga 13 jam
- Anak usia sekolah (6 hingga 12 tahun): 9 hingga 12 jam
- Remaja (13 hingga 18 tahun): 8 hingga 10 jam
2. Mulai dengan ungkapan cinta
Ucapan seperti "Mama sayang adek!" atau "Selamat pagi, sayang!" yang sering diucapkan di pagi hari dapat membuat mood anak lebih baik. Memulai hari dengan cinta dan kebahagiaan dapat membantu semua orang meraih kesuksesan.
3. Sisihkan waktu untuk bersantai
Ilustrasi. Berikan anak waktu untuk bersantai setelah bangun tidur. (Pexels.com/Ketut Subianto) |
Anda bisa memberikan anak sedikit waktu untuk bersantai setelah bangun tidur. Hal tersebut membuat mood anak lebih baik.
Kemudian bersantai sebentar juga dapat membuat anak berimajinasi dan membayangkan apa yang akan dia lakukan di satu hari tersebut.
4. Jangan membangunkan dengan berteriak
Membangunkan anak dengan berteriak akan membuat frustarsi. Drama di pagi hari pun akan terjadi dengan permulaan yang tidak menyenangkan.
Ada dua hal yang akan terjadi ketika Anda membangunkan anak dengan berteriak:
- Membuat anak semakin meringkuk di tempat tidur untuk menghindari Anda.
- Seiring berjalannya waktu, hal tersebut akan melatih anak mengabaikan Anda.
5. Menetapkan aturan baru
Anda bisa membuat aturan baru untuk membuat anak-anak terbiasa mematuhi rutinitas pagi. Berikan mereka tanggung jawab untuk bangun di pagi hari.
Anda bisa menyampaikan jika Anda tidak akan membangunkannya lagi setiap hari, hanya sesekali saja. Anak pun bertanggung jawab untuk bangun pagi sendiri setiap harinya.
6. Buat alarm satu jam lebih cepat
Untuk membuat anak Anda sadar akan waktu, Anda bisa memasang alarm satu jam lebih cepat dari waktu bangun yang seharusnya. Dengan begitu, anak Anda tidak akan terlambat untuk berangkat sekolah.
Lakukan hal ini jika anak Anda susah bangun pagi. Namun, perlu diingat yang paling penting dari hal tersebut adalah komitmen dan lakukan secara berulang setiap hari supaya membentuk suatu rutinitas di pagi hari.
(glo/els) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]


