5 Manfaat Air Rebusan Daun Kelor, Sehatkan Jantung hingga Otak

CNN Indonesia
Rabu, 08 Jul 2026 11:30 WIB
Manfaat air rebusan daun kelor.
Ilustrasi. Ada beberapa manfaat air rebusan daun kelor. (iStockphoto/didoi)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Ada banyak cara untuk mengonsumsi daun kelor. Salah satunya dengan dijadikan air rebusan alias teh.

Memangnya, apa saja manfaat air rebusan daun kelor?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kelor dikenal akan sejuta khasiatnya untuk kesehatan. Daun satu ini dianggap ampuh untuk mengatasi berbagai kondisi medis.

Mengutip Medical News Today, daun kelor kaya akan senyawa antioksidan dan anti-inflamasi. Ini pula yang membuat daun kelor banyak digunakan untuk khasiat kesehatannya.

Daun kelor mengandung banyak senyawa bermanfaat. Di antaranya vitamin A, B1, B2, B3, dan vitamin C. Ada juga mineral seperti kalsium, potasium, zat besi, magnesium, dan fosfor.

Manfaat air rebusan daun kelor

Setidaknya, ada beberapa manfaat air rebusan daun kelor yang telah dibuktikan dalam penelitian. Berikut di antaranya, mengutip WebMD.

1. Meningkatkan kesehatan jantung

Dalam sebuah studi terhadap hewan, ekstrak kelor ditemukan meningkatkan kesehatan jantung.

Studi lainnya menemukan, kelor juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan meluruhkan pembentukan plak di pembuluh darah. Kesemuanya dapat meningkatkan sistem kardiovaskular.

2. Mengelola diabetes

Air rebusan daun kelor membantu orang dengan diabetes mengelola kadar gula darah.

Kendati demikian, simpulan tersebut banyak ditemukan dalam studi pada hewan. Sementara pada manusia, hasilnya belum terlalu konsisten.

Beberapa penelitian memperlihatkan, konsumsi daun kelor dapat menurunkan kadar gula darah setelah makan. Namun, para peneliti mengatakan, beda jenis varietas kelor dan metode pengolahan bisa memberikan hasil yang berbeda.

3. Membantu pengobatan kanker

Sebuah studi laboratorium menemukan, daun kelor dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker pankreas. Kelor juga ditemukan dapat meningkatkan efek obat kemoterapi.

Namun demikian, hal tersebut baru terbukti dalam sejumlah penelitian terhadap hewan. Dibutuhkan lebih banyak studi untuk memvalidasi manfaatnya untuk manusia.

4. Meningkatkan kesehatan otak

Dalam studi terhadap hewan, ekstrak daun kelor memberikan efek positif pada kimia otak. Dari sini, peneliti mendorong adanya penelitian lebih lanjut tentang manfaat daun kelor untuk penyakit Alzheimer.

5. Mencegah penyakit kronis

Daun kelor mengandung sejumlah senyawa yang bisa membantu mencegah penyakit kronis. Di antaranya adalah polifenol, tanin, saponin, dan masih banyak lagi.

Efek samping minum air rebusan daun kelor

Konsumsi daun kelor dalam batas wajar ditemukan aman pada hewan dan manusia. Kendati demikian, Anda tetap perlu memperhatikan beberapa potensi efek sampingnya.

1. Interaksi obat

Kelor dapat menurunkan efektivitas obat diabetes. Kelor juga dipercaya dapat meningkatkan efek samping beberapa jenis obat.

Lakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi daun kelor.

2. Efek pada kehamilan

Pregnant woman sitting in childbearing centerIlustrasi. Ibu hamil perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi daun kelor. (Istockphoto/Sasiistock)

Dalam studi terhadap hewan, daun kelor bisa menghambat reproduksi. Kulit pohon kelor telah dikaitkan dengan risiko keguguran.

Meski teh kelor tak dibuat dari kulit pohon, ibu hamil disarankan untuk tetap berhati-hati.

3. Interaksi dengan kemoterapi

Daun kelor memang telah ditemukan dapat meningkatkan efek beberapa obat kemoterapi.

Meski demikian, orang yang menjalani kemoterapi sebaiknya tidak menggunakan produk herbal jika belum berkonsultasi dengan dokter. Obat herbal dapat berinteraksi dengan obat kemoterapi.

(asr) Add as a preferred
source on Google