Bukan Koper, Barang Ini Jadi Sarang Bakteri Terbanyak saat Liburan
Daftar Isi
Banyak orang beranggapan barang terkotor dan jadi sarang bakteri yang dibawa saat liburan adalah sepatu atau koper karena terus-menerus bersentuhan dengan lantai, tanah, debu jalanan, dan kuman di tempat umum.
Namun, ternyata ada barang lain yang jauh lebih kotor dari itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahukah kamu, ada satu barang yang justru menyimpan lebih banyak bakteri dibanding koper, sepatu, bahkan ponsel?
Melansir dari situs JRPass, sebuah penelitian dari penyedia Japan Rail Pass menemukan bahwa paspor menjadi salah satu barang yang paling banyak terpapar bakteri selama perjalanan.
Meski hasil ini tidak berarti paspor berbahaya, temuan tersebut mengingatkan wisatawan agar lebih memperhatikan kebersihan barang-barang yang sering disentuh.
Paspor jadi barang paling kotor
Dalam penelitian tersebut, peneliti menguji enam barang yang paling sering dibawa saat bepergian, yaitu paspor, koper bagasi, tas kabin, sepatu, ponsel, dan jaket.
Masing-masing barang diusap menggunakan kapas steril pada beberapa titik yang sering disentuh, kemudian sampelnya ditumbuhkan di media khusus untuk melihat jumlah koloni bakteri yang muncul.
Paspor menyimpan banyak bakteri dibanding barang lainnya yang dibawa liburan. (CNN Indonesia/ Safir Makki) |
Hasilnya diukur menggunakan colony forming units (CFU), yaitu satuan yang digunakan untuk menghitung jumlah koloni mikroorganisme.
Hasilnya cukup mengejutkan. Paspor mencatat 436 CFU, jauh lebih tinggi dibanding barang lainnya.
Berikut urutan barang berdasarkan jumlah bakteri yang ditemukan:
- Paspor: 436 CFU
- Koper bagasi: 97 CFU
- Sepatu: 65 CFU
- Tas kabin: 56 CFU
- Ponsel: 45 CFU
- Jaket: 15 CFU
Perbedaan ini menunjukkan bahwa paspor menjadi salah satu benda yang paling sering terpapar kuman selama perjalanan.
Kenapa paspor mudah dipenuhi bakteri?
Berbeda dengan barang pribadi lainnya, paspor berpindah tangan berkali-kali selama perjalanan. Dokumen ini diperiksa oleh petugas imigrasi, maskapai, hingga dipindai di mesin pemeriksaan otomatis yang digunakan ribuan penumpang setiap hari.
Selain itu, tangan manusia memang menjadi tempat berkumpulnya berbagai mikroorganisme. Ketika seseorang menyentuh pagar pembatas, layar check-in mandiri, mesin pemindai, atau pegangan eskalator, bakteri dapat berpindah ke tangan lalu menempel pada paspor saat dipegang.
Semakin sering paspor berpindah tangan, semakin besar pula kemungkinan berbagai jenis bakteri ikut menempel di permukaannya.
Namun, kamu tak perlu panik hanya karena paspormu kotor. Bakteri yang ditemukan kebanyakan adalah mikroorganisme yang umum berada di lingkungan dan tidak selalu menyebabkan penyakit.
Akan tetapi, menjaga kebersihan tetap penting karena perjalanan membuat seseorang lebih sering berada di tempat umum dengan lalu lintas manusia yang tinggi, seperti bandara, stasiun, terminal, maupun transportasi umum.
Cara mengurangi penyebaran kuman dan bakteri saat bepergian
Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga kebersihan selama liburan.
1. Rajin mencuci tangan
Mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer berbahan alkohol tetap menjadi cara paling efektif untuk mengurangi penyebaran kuman setelah menyentuh fasilitas umum.
2. Bersihkan paspor dan ponsel
Lap bagian luar paspor, layar ponsel, serta gagang koper menggunakan tisu antiseptik atau alkohol setelah selesai bepergian.
3. Ganti pakaian setelah perjalanan
Pakaian yang digunakan selama di bandara, stasiun, atau pesawat juga dapat membawa debu dan mikroorganisme. Sebaiknya segera ganti dan cuci pakaian setibanya di rumah.
4. Lepaskan sepatu di depan pintu
Bagian bawah sepatu sering bersentuhan langsung dengan lantai di tempat umum. Membiasakan melepas sepatu sebelum masuk rumah dapat membantu menjaga kebersihan lantai.
5. Bersihkan koper sebelum disimpan
Koper bersentuhan dengan lantai bandara, bagasi pesawat, dan berbagai permukaan lainnya. Mengelap bagian luar koper sebelum disimpan dapat membantu mengurangi kotoran yang terbawa masuk ke rumah.
Demikian adalah artikel mengenai barang terkotor yang dibawa saat liburan yang jarang diketahui orang. Semoga bermanfaat.
(sac/fef) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

