CNN Indonesia

Gaya Hidup
      
      
      
      
      
      

Search History

      Kilau Perhiasan Gigi Jennie BLACKPINK Curi Perhatian, Apa Itu Grillz?

      CNN Indonesia
      Rabu, 17 Jun 2026 20:15 WIB
      Perhiasan gigi Jennie BLACKPINK.
      Perhiasan gigi Jennie BLACKPINK saat tampil di Governors Ball mencuri perhatian. (AFP/JULIE SEBADELHA)
      Jakarta, CNN Indonesia --

      Jennie BLACKPINK lagi-lagi jadi sorot perhatian. Kali ini, aksesori giginya yang dikenakan saat tampil di Governors Ball Music Festival beberapa waktu lalu berhasil bikin netizen penasaran.

      Mengutip The Korea Times, Jennie tampil di atas panggung mengenakan grillz atau aksesori gigi bermotif mawar biru. Grillz itu dibuat oleh desainer perhiasan asal Amerika Serikat (AS), Mark Cruz.

      Cruz sempat membagikan foto-foto perhiasan tersebut di media sosial dan menyoroti kolaborasinya bersama Jennie di panggung Governors Ball.

      "Membuat karya baru bersama Jennie untuk panggung Governors Ball. Sebuah karya custom sepenuhnya dari emas putih yang menampilkan detail enamel mawar biru dan berlian kelas VVS1," tulisnya.

      Banyak netizen ikut berkomentar. Beberapa memuji penampilan Jennie dengan grillz-nya, tapi beberapa yang lain justru melihatnya seperti gigi yang bolong.

      [Gambas:Instagram]

      "Hanya Jennie yang bisa mengenakannya," tulis seorang netizen.

      "Itu stylish dan cantik," tulis yang lain.

      "Tapi, itu terlihat seperti gigi berlubang," komentar netizen.

      Grillz merupakan aksesori dekoratif untuk gigi. Biasanya, grillz terbuat dari emas atau logam mulia, dan sering dihiasi dengan batu permata.

      Menukil The Root, praktik menggunakan grillz mulanya populer di kultur musik hip-hop selama tahun 1980-an. Kala itu, para rapper beramai-ramai menggunakan gigi emas. Selebriti lain seperti Erykah Badu dan Megan Thee Stallion juga kerap tampil dengan grillz.

      Kendati demikian, mengutip Allure, jika ditarik ke dalam sejarah, tradisi menghias gigi dengan perhiasan dipercaya diawali oleh masyarakat Mesir kuno.

      Kala itu, dua gigi ditemukan terikat bersama dengan perhiasan emas dari era Giza tahun 2500 SM. Namun, perhiasan ini boleh jadi tidak dibuat bersama sebagai pelindung mulut, melainkan liontin yang dikenakan seseorang dengan kebersihan gigi yang buruk.

      Memakai grillz untuk tujuan fesyen mungkin tak akan menyebabkan masalah besar. Namun, penggunaan dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kerusakan gigi dan penyakit gusi karena sisa makanan yang menumpuk.

      Grillz yang tidak dibuat berdasarkan cetakan gigi juga bisa mudah bergeser. Pergeseran ini bisa merusak enamel atau lapisan pelindung gigi terluar. Akibatnya, gigi menjadi lebih sensitif.

      Jika kamu tertarik menggunakannya, pilih grillz yang dibuat berdasarkan cetakan gigi yang akurat. Hindari juga pemakaian jangka panjang.

      (asr)