Ingin Pindah Kewarganegaraan? 6 Negara Ini Paling Mudah Memberikannya
Pernah berpikir untuk pindah kewarganegaraan? Nah, ternyata ada sejumlah negara yang memungkinkan seseorang membeli status kewarganegaraan mereka.
Kewarganegaraan adalah status hukum yang menunjukkan keanggotaan dan ikatan resmi antara seseorang dengan suatu negara. Ikatan ini bersifat politis dan yuridis, yang melahirkan hak dan kewajiban timbal balik antara individu dan negara tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain diberikan sejak lahir, status kewarganegaraan bisa diperoleh melalui proses hukum (pewarganegaraan atau naturalisasi) bagi warga negara asing yang memenuhi syarat tertentu.
Uniknya, ada beberapa negara yang memiliki persyaratan sangat mudah untuk mendapatkan kewarganegaraan di negara mereka atau dikenal sebagai 'visa emas'. Berikut daftarnya.
1. Turki
Melansir dari situs Veranda, negara yang mudah memberikan kewarganegaraan pertama adalah Turki. Negara ini menjadi salah satu negara yang cukup populer karena menawarkan kewarganegaraan melalui investasi.
Calon warga negara dapat memperoleh paspor Turki dengan membeli properti senilai minimal US$400 ribu atau sekitar Rp7,1 miliar dalam kurs saat ini. Alternatif lainnya adalah menyimpan dana minimal US$500.000 atau sekitar nyaris Rp8,9 miliar di bank Turki.
Jika seluruh persyaratan terpenuhi, proses pengajuan kewarganegaraan dapat selesai dalam waktu beberapa bulan.
2. Dominika
Negara kepulauan di Karibia ini memiliki program kewarganegaraan melalui kontribusi dana pembangunan nasional. Pemohon dapat memperoleh kewarganegaraan dengan memberikan donasi mulai US$200.000 atau sekitar Rp3,5 miliar dalam kurs saat ini.
Dominika menjadi salah satu pilihan yang relatif lebih terjangkau dibanding banyak program kewarganegaraan melalui investasi di negara lain.
3. Saint Kitts dan Nevis
Saint Kitts dan Nevis merupakan negara yang dikenal sebagai pelopor program kewarganegaraan melalui investasi. Untuk memperoleh paspor negara ini, pemohon perlu memberikan kontribusi minimal US$250.000 atau sekitar Rp4,4 miliar, belum termasuk biaya administrasi dan hukum.
Keunggulan utamanya adalah paspor Saint Kitts dan Nevis memberikan akses bebas visa ke banyak negara di dunia.
4. Vanuatu
Vanuatu menawarkan salah satu program kewarganegaraan tercepat di dunia. Calon warga negara cukup memberikan kontribusi mulai US$130.000 atau sekitar Rp2,3 miliar kepada program pembangunan negara tersebut.
Prosesnya bisa selesai dalam waktu satu hingga dua bulan, tanpa syarat tinggal dalam jangka panjang maupun tes bahasa.
5. Argentina
Bagi yang tidak memiliki dana miliaran rupiah untuk investasi, Argentina menawarkan jalur naturalisasi yang relatif cepat.
Seseorang dapat mengajukan kewarganegaraan setelah tinggal secara legal selama sekitar dua tahun di negara tersebut. Masa tunggu ini jauh lebih singkat dibanding banyak negara lain yang mengharuskan masa tinggal lima hingga sepuluh tahun.
Karena itu, Argentina sering disebut sebagai salah satu negara dengan jalur naturalisasi tercepat di dunia.
6. Polandia
Polandia menjadi salah satu pilihan menarik di Eropa bagi warga asing yang ingin mendapatkan kewarganegaraan melalui jalur tinggal tetap.
Setelah memenuhi syarat residensi dan izin tinggal yang berlaku, warga asing dapat mengajukan naturalisasi dalam waktu yang relatif lebih cepat dibanding beberapa negara Eropa lainnya.
Kewarganegaraan Polandia juga memberikan keuntungan berupa akses tinggal dan bekerja di negara-negara Uni Eropa.
Demikian beragam negara yang mudah memberikan kewarganegaraan. Sebelum mengajukan kewarganegaraan negara lain, WNI perlu mempertimbangkan konsekuensi hukumnya.
Indonesia tidak mengakui kewarganegaraan ganda bagi orang dewasa sehingga memperoleh paspor negara lain dapat menyebabkan hilangnya status sebagai warga negara Indonesia.
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
