Ini 10 Negara yang Paling Mudah Marah Saat Ini

CNN Indonesia
Rabu, 17 Jun 2026 08:15 WIB
Dalam laporan Global Emotions Report dari Gallup pada 2025, ada 10 negara yang paling mudah marah, sebagian sedang dalam situasi perang.
Ilustrasi. Dalam laporan Global Emotions Report dari Gallup pada 2025, ada 10 negara yang paling mudah marah, sebagian sedang dalam situasi perang. (istockphoto/LumiNola)
Jakarta, CNN Indonesia --

Fenomena emosi marah ternyata bisa dipetakan secara global lewat survei internasional. Dalam laporan terbaru Global Emotions Report dari Gallup pada 2025, secara global, sekitar satu dari lima orang mengaku merasakan marah dalam 24 jam terakhir.

Gallup melakukan survei dengan cara wawancara terhadap orang dewasa berusia 15 tahun ke atas di 144 negara dan wilayah. Dari data itu, muncul daftar negara yang paling mudah marah di dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menariknya, beberapa negara yang sedang mengalami perang masuk dalam daftar tersebut. Mengapa negara-negara tersebut bisa masuk dalam daftar? Simak penjelasannya berikut ini.

Daftar 10 negara yang paling mudah marah

Berdasarkan laporan terbaru, Chad menempati posisi teratas sebagai negara paling marah di dunia. Sebanyak 47 persen responden di negara itu mengaku mengalami rasa marah pada sebagian besar hari sebelumnya.

Beberapa negara di Timur Tengah dan sekitarnya, termasuk Irak, Iran, Yordania, Lebanon, dan Turki, juga mencatat tingkat kemarahan yang relatif tinggi dalam survei tersebut. Berikut daftar lengkapnya:

  1. Chad (47 persen)
  2. Yordania (46 persen)
  3. Armenia (43 persen)
  4. Irak (40 persen)
  5. Sierra Leone (40 persen)
  6. Guinea (39 persen)
  7. Republik Demokratik Kongo (38 persen)
  8. Palestina (38 persen)
  9. Iran (37 persen)
  10. Maroko (37 persen)

Sebagai perbandingan, Mauritius, negara dengan tingkat kemarahan terendah di Afrika, mencatat tingkat kemarahan hanya 8 persen selama periode yang sama.

Mengapa ada negara yang paling mudah marah?

Ada beberapa alasan mengapa sebuah negara bisa masuk daftar negara yang paling mudah marah, terutama yang sedang dalam situasi perang.

Menurut Facts Institute, negara-negara tersebut sedang menghadapi ketidakstabilan politik, krisis ekonomi, atau dampak konflik berkepanjangan.

Tekanan hidup yang tinggi membuat warganya lebih rentan mengalami stres, frustrasi, dan kemarahan.

Republik Demokratik Kongo menjadi contoh nyata. Konflik yang terus berlangsung, memicu krisis kemanusiaan besar, dengan jutaan orang terdampak pengungsian, krisis pangan, dan kesulitan ekonomi.

Irak juga kerap masuk daftar atas karena belum sepenuhnya pulih dari dampak invasi sejak 2003.

Adapun Palestina berada di posisi kesembilan, mencerminkan tekanan konflik berkepanjangan, pembatasan mobilitas, dan kesulitan ekonomi yang memengaruhi kehidupan sehari-hari.

Dalam situasi seperti ini, rasa marah sering muncul sebagai respons terhadap tekanan yang terus-menerus.

Jadi, daftar negara yang paling mudah marah bukan sekadar soal temperamen, melainkan cerminan kondisi sosial, politik, dan ekonomi yang berat.

Negara-negara yang ada di daftar ini menunjukkan, emosi kolektif suatu masyarakat sangat dipengaruhi oleh realitas hidup yang mereka hadapi.

(rti) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]