Ini Alasan Riwayat Kesehatan Keluarga Tak Boleh Diabaikan

CNN Indonesia
Kamis, 11 Jun 2026 06:40 WIB
Ilustrasi keluarga bermain board game
Ilustrasi. Penting untuk menjaga dan mengetahui riwayat kesehatan keluarga. (iStock/staticnak1983)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mengetahui riwayat kesehatan keluarga sering kali dianggap sepele. Padahal, informasi mengenai penyakit yang pernah atau sedang dialami anggota keluarga dapat menjadi petunjuk penting untuk menjaga kesehatan diri sendiri di masa depan.

Banyak penyakit tidak muncul begitu saja. Beberapa kondisi kesehatan diketahui memiliki keterkaitan dengan faktor genetik yang diwariskan dalam keluarga.

Mengutip Science Direct, memahami riwayat kesehatan keluarga menjadi salah satu langkah awal untuk mengenali risiko penyakit dan mengambil tindakan pencegahan sedini mungkin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara sederhana, riwayat kesehatan keluarga merupakan catatan mengenai kondisi kesehatan yang dialami anggota keluarga, mulai dari orang tua, saudara kandung, kakek-nenek, paman, bibi, hingga sepupu. Informasi ini dapat membantu tenaga kesehatan melihat pola penyakit yang mungkin muncul dalam satu keluarga.

Mengapa riwayat kesehatan keluarga penting?

Setiap keluarga memiliki latar belakang genetik yang serupa. Selain itu, anggota keluarga umumnya juga berbagi lingkungan tempat tinggal, pola makan, kebiasaan hidup, hingga paparan faktor risiko yang sama.

Mengutip Medineplus, kombinasi faktor-faktor tersebut dapat meningkatkan kemungkinan munculnya penyakit tertentu dalam keluarga. Dengan mengetahui pola tersebut, seseorang dapat memahami apakah dirinya memiliki risiko lebih tinggi terhadap suatu penyakit dibandingkan populasi umum.

Beberapa penyakit yang sering ditemukan memiliki kaitan dengan riwayat keluarga antara lain penyakit jantung, hipertensi, stroke, diabetes tipe 2, hingga beberapa jenis kanker.

Meski demikian, memiliki riwayat keluarga dengan penyakit tertentu bukan berarti seseorang pasti akan mengalami penyakit yang sama. Sebaliknya, orang yang tidak memiliki riwayat keluarga juga tetap dapat terserang penyakit tersebut. Riwayat kesehatan keluarga hanya menjadi salah satu faktor yang membantu memetakan tingkat risiko.

Salah satu manfaat terbesar dari mengetahui riwayat kesehatan keluarga adalah kesempatan untuk melakukan deteksi dini.

Misalnya, seseorang yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat kanker payudara atau kanker usus besar mungkin disarankan menjalani pemeriksaan skrining lebih awal dibandingkan orang lain. Begitu pula mereka yang memiliki riwayat diabetes atau penyakit jantung dalam keluarga dapat melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk memantau kondisi tubuh.

Dengan mengetahui risiko sejak awal, dokter dapat memberikan rekomendasi yang lebih tepat, mulai dari pemeriksaan berkala hingga perubahan gaya hidup yang diperlukan.

Riwayat kesehatan keluarga juga dapat menjadi pengingat untuk menjalani pola hidup yang lebih sehat.

Ketika seseorang mengetahui bahwa keluarganya memiliki risiko tinggi terhadap penyakit jantung, misalnya, ia dapat mulai mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, memperbanyak aktivitas fisik, menjaga berat badan ideal, dan menghindari kebiasaan merokok.

Langkah-langkah sederhana tersebut terbukti dapat membantu menurunkan risiko berbagai penyakit kronis yang banyak ditemukan dalam keluarga.

Cara mengumpulkan riwayat kesehatan keluarga

Cara paling mudah untuk mengetahui riwayat kesehatan keluarga adalah dengan berbicara langsung kepada anggota keluarga.

Tanyakan apakah mereka pernah mengalami penyakit tertentu, kapan penyakit tersebut didiagnosis, serta bagaimana kondisi kesehatannya saat ini. Momen berkumpul bersama keluarga dapat menjadi kesempatan yang baik untuk mendiskusikan hal tersebut.

Selain itu, dokumen medis, sertifikat kematian, atau catatan kesehatan lainnya juga dapat membantu melengkapi informasi yang dibutuhkan. Riwayat kesehatan keluarga sebaiknya diperbarui secara berkala dan dibagikan kepada tenaga kesehatan saat melakukan konsultasi medis.

Mengetahui risiko kesehatan keluarga tentu perlu diimbangi dengan akses terhadap layanan kesehatan yang mudah dan terintegrasi. Pemeriksaan rutin, konsultasi dengan dokter, hingga pemantauan kondisi kesehatan menjadi lebih efektif ketika didukung sistem layanan yang baik.

Sejalan dengan upaya meningkatkan kemudahan akses layanan kesehatan bagi karyawan dan keluarganya, AirNav Indonesia resmi bekerja sama dengan AdMedika melalui layanan AdClaim.

Direktur SDM dan Umum AirNav Indonesia, Didiet K. S. Radityo, mengatakan pihaknya bersama AdMedika telah menyiapkan berbagai sarana pendukung layanan kesehatan, mulai dari layanan informasi peserta, mekanisme penjaminan, sistem monitoring, hingga pengembangan jaringan fasilitas kesehatan.

"Kami berharap ASO AdMedika dapat memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh peserta melalui pelayanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, berkualitas, dan berkelanjutan," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama AdMedika Dian Prambini menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan kesehatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

"Melalui layanan AdClaim yang didukung aplikasi MyAdMedika, kami berkomitmen menghadirkan pengalaman layanan kesehatan yang terintegrasi, mulai dari rawat jalan, rawat inap, reimbursement, hingga telemedicine," kata Dian.

(tis/tis) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]