Nggak Melulu karena Hamil, Ini 7 Penyebab Telat Haid
Setiap bulan normalnya perempuan akan mengalami menstruasi atau haid. Namun, tak jarang juga menstruasi datang terlambat.
Selain hamil, penyebab telat haid bisa karena berbagai faktor. Ada sejumlah kondisi yang menjadi penyebabnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip Global News, Yolanda Kirkham seorang Dokter Kandungan di Women's College Hospital dan St Joseph's Health Centre di Toronto menjelaskan siklus menstruasi biasanya berlangsung antara 25 sampai 40 hari.
"Saya selalu menyarankan wanita untuk melacak siklus menstruasi mereka, baik melalui aplikasi di hp maupun kalender," ujarnya.
Kirkham menambahkan supaya setiap perempuan juga memperhatikan perubahan aliran darah, terutama jika menstruasi mereka menjadi lebih deras. Menurutnya, telatnya haid dipengaruhi sejumlah faktor.
Penyebab telat haid selain hamil
Beragam kondisi yang terlalu menguras fisik dan mental dapat menyebabkan haid datang tidak teratur. Ditambahkan Health, berikut ini penyebab telat haid selain hamil.
1. Terlalu intens berolahraga
Ilustrasi. Terlalu berat dan intens berolahraga juga dapat menyebabkan keterlambatan haid. (Foto: iStock/gradyreese) |
Berolahraga secara intensif artinya meningkatkan aktivitas fisik yang sangat keras. Olahraga terlalu keras dapat memberi tekanan fisik pada tubuh yang akhirnya memberitahukan otak untuk berhenti memproduksi hormon yang mengontrol siklus menstruasi.
Salah satu hormon itu adalah hormon pelepas gonadotropin (GnRH). Hormon ini bertanggung jawab atas pengaturan waktu menstruasi.
Anda dapat mengalami amenore atau berhenti menstruasi jika otak tidak melepaskan GnRH. Gejala amenore juga termasuk sakit kepala dan perubahan penglihatan.
2. Perubahan berat badan
Ketika kadar lemak meningkat, estrogen juga akan bertambah. Hal tersebut berpengaruh pada siklus menstruasi yang menyebabkan haid datang terlambat.
Begitu juga jika seseorang melakukan diet ekstrem. Menurunkan berat badan terlalu cepat juga dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur karena estrogen dibutuhkan untuk membangun lapisan rahim.
3. Stres
Penelitian menunjukkan seseorang dengan tingkat stres tinggi akan mengalami mestruasi yang tidak teratur. Stres juga dapat memengaruhi kesuburan.
Selain datang terlambat, menstruasi juga akan terasa lebih menyakitkan dan lebih lama jika orang tersebut mengalami stres tinggi.
4. Hormon yang berfluktuasi
Hormon tiroid bertanggung jawab atas pengendalian energi tubuh dan memengaruhi banyak organ. Saat hormon tiroid tinggi atau rendah, hal tersebut berpengaruh pada siklus menstruasi.
Seseorang dengan hipertiroidisme seringkali memiliki siklus haid yang lebih pendek atau sering. Sebaliknya, seseorang dengan hipotiroidisme memiliki siklus menstruasi yang lebih jarang.
5. Paparan pestisida
Pestisida telah terbukti dapat menunda menstruasi. Penelitian telah dilakukan terhadap pekerja yang bekerja ataupun tinggal di lahan pertanian.
Para peserta melaporkan ketidakteraturan dalam panjang siklus menstruasi mereka. Bahkan, tidak menstruasi selama 90 hari.
6. Kurang tidur
Perempuan yang kurang tidur akan mengalami siklus haid yang tidak teratur. Kualitas tidur dapat memburuk bagi mereka yang mengalami sindrom pramenstruasi.
Satu studi telah menganalisis data dari 579 peserta mengenai keteraturan siklus menstruasi mereka yang terkait dengan durasi tidur, kualitas, dan kelelahan.
Adapun pendarahan yang lebih berat dan periode menstruasi yang tidak teratur berhubungan dengan depresi, kelelahan, tidur dalam waktu yang lebih singkat, stress dan kualitas tidur yang buruk.
7. Kondisi kesehatan tertentu
Ada sejumlah faktor kondisi kesehatan yang dapat mengganggu kelancaran haid perempuan, seperti:
- gangguan makan seperti anoreksia, nervosa, bulimia nervosa dan gangguan makan berlebihan
- penyakit radang pinggul (PID)
- sindrom ovarium polikistik (PCOS) atau gangguan hormonal dan metabolik (PMOS)
- insufisiensi ovarium primer (POI)
- diabetes yang tidak terkontrol
Demikian sejumlah penyebab telat haid selain hamil untuk diketahui. Semoga bermanfaat!
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

