Ini 7 Penyebab Anak Tak Mau Mendengarkan Orang Tua, Pernah Mengalami?
Pernahkah Anda memberikan instruksi, permintaan, atau petuah kepada anak, tetapi mereka tak mau mengikutinya?
Sebenarnya ada beberapa penyebab anak tidak mau mendengarkan orang tua yang mendasarinya. Sebagai orang tua, Anda perlu tahu apa saja alasannya, agar bisa menanganinya dengan baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyebab anak tidak mau mendengarkan orang tua
Saat Anda memanggil atau meminta tolong kepada anak, terkadang mereka hanya benar-benar tidak mendengarkan karena suasana sedang gaduh atau sedang fokus pada satu hal.
Namun terkadang anak sengaja melakukan hal yang persis berlawanan dengan apa yang dikatakan ibu atau ayah mereka. Nah apa saja penyebabnya?
1. Enggan menghentikan aktivitasnya saat ini
Saat kita sedang asyik dengan aktivitas yang disukai, tentu kita tidak ingin berhenti dan mendapat gangguan, kan? Hal yang sama juga dirasakan anak Anda.
Tips dari Psychology Today, sebaiknya tidak mengganggu anak ketika sedang asyik dengan kegiatannya. Bisa juga menawarkan aktivitas yang mudah dihentikan kepada anak jika Anda tidak punya banyak waktu.
2. Anak tak mau melakukan tugas
Ketika Anda meminta tolong anak untuk melakukan sesuatu, terkadang mereka tidak mendengarkan karena tidak mau melakukan tugas tersebut.
Tanyakan baik-baik mengapa mereka tak mau melakukannya dan cari cara agar tugas tersebut lebih dapat diterima oleh anak.
3. Kesulitan mengingat banyak instruksi
Sekalipun Anda meminta anak melakukan hal yang sama setiap harinya, misalnya seperti membersihkan tempat tidur atau sikat gigi, anak biasanya sulit mengingat banyak instruksi yang diberikan secara sekaligus.
Anda sebaiknya menguraikan tugas-tugas tersebut menjadi instruksi sederhana. Ketika Anda sedang punya banyak waktu, baru tambahkan lebih banyak instruksi untuk mendukung kemampuan mengingat mereka yang sedang berkembang.
4. Sudah terbiasa menunggu sampai diteriaki orang tua
Penyebab lainnya anak tidak mau mendengarkan orang tua, yakni mereka terbiasa baru mulai 'bergerak' ketika Anda berteriak atau marah-marah.
Solusinya, buat permintaan atau instruksi yang jelas dan ringkas tanpa pengulangan yang berlebihan. Berteriak kepada anak hanya akan memperkuat perilaku yang tak diinginkan.
5. Instruksi terlalu repetitif
Mengulang permintaan atau perintah yang sama bisa membuat anak Anda bosan. Terkadang, anak juga tak suka diingatkan.
Ketimbang mengingatkan kembali dengan berkata, "Ambil sepatumu. Simpan sepatunya di rak," cobalah untuk mengatakan apa yang Anda lihat, misalnya, "Ibu/Ayah lihat sepatumu masih di lantai."
6. Tak paham dengan aturannya
Orang tua sering lupa bahwa anak tak bisa langsung memahami norma atau aturan dasar dalam kehidupan sehari-hari. Semisal, anak boleh berlari-larian di rumah, tetapi tidak boleh melakukannya di museum.
Menurut laman Motherly, Anda perlu mengondisikan anak sebelum datang ke tempat tertentu. Contohnya, menjelaskan kepada anak bahwa kita tidak boleh ribut di perpustakaan sebelum berangkat ke sana.
7. Anak butuh merasa terhubung dengan orang tua
Ketika anak-anak melakukan apa yang diminta oleh orang tuanya, pada dasarnya mereka mengesampingkan keinginan pribadi demi menyenangkan orang tua.
Namun jika hubungan Anda dengan anak mulai renggang, akan jauh lebih sulit untuk membuat anak mendengarkan Anda.
Pastikan Anda selalu membuat anak merasa terhubung dengan menanyakan bagaimana perasaan mereka atau bagaimana cerita di sekolah.
Itu dia beberapa penyebab anak tidak mau mendengarkan orang tua. Dengan mengetahui penyebabnya, Anda bisa mencari jalan keluarnya. Jangan lupa untuk sering mengajak anak berdiskusi agar memahami satu sama lain.
(rti) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
