Mana Lebih Sehat Matcha atau Kopi? Ini Perbandingannya
Matcha dan kopi merupakan minuman yang sangat populer di seluruh dunia. Namun, banyak orang mulai mempertimbangkan pilihan minuman yang lebih sehat untuk mendukung gaya hidup mereka. Lantas, mana lebih sehat matcha atau kopi? Simak penjelasannya di sini.
Kedua minuman ini sering menjadi pilihan untuk menemani aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja hingga bersantai. Matcha semakin banyak diminati karena memiliki cita rasa yang unik dan beragam manfaat kesehatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, kopi tetap menjadi salah satu minuman favorit yang dikonsumsi jutaan orang setiap hari untuk meningkatkan energi dan fokus. Meski begitu, kandungan nutrisi, cara kerja, hingga efek yang diberikan kepada tubuh memiliki sejumlah perbedaan yang menarik untuk diketahui.
Mana lebih sehat matcha atau kopi?
Dilansir dari Healthline, berikut perbandingan matcha dan kopi untuk mengetahui mana yang lebih sehat.
1. Kandungan kalori
Jika dilihat dari kandungan dasarnya, baik matcha maupun kopi termasuk minuman rendah kalori ketika dikonsumsi tanpa tambahan gula, susu, krimer, atau sirup perasa. Secangkir kopi seduh umumnya hanya mengandung sekitar 2 kalori, sedangkan satu porsi matcha mengandung sekitar 5 kalori.
2. Kafein
Perbedaan yang cukup mencolok terletak pada kandungan kafeinnya. Secangkir kopi berukuran 240 ml rata-rata mengandung sekitar 96 mg kafein.
Sementara itu, satu porsi matcha standar mengandung sekitar 38-88 mg kafein, tergantung kualitas bubuk teh, jumlah yang digunakan, serta metode penyajiannya. Meski sama-sama dapat meningkatkan energi, efek yang dihasilkan cenderung berbeda.
Kopi dikenal memberikan dorongan energi yang lebih cepat karena kafeinnya diserap tubuh dalam waktu singkat. Sebaliknya, matcha memberikan peningkatan energi yang lebih bertahap karena mengandung L-theanine, yaitu asam amino yang membantu menciptakan rasa tenang sekaligus meningkatkan fokus.
Dari sisi manfaat kesehatan, keduanya memiliki banyak kesamaan. Baik kopi maupun matcha mengandung antioksidan tinggi yang membantu melawan stres oksidatif dalam tubuh.
Matcha kaya akan epigallocatechin gallate (EGCG), sedangkan kopi mengandung chlorogenic acid (CGA). Kedua senyawa ini telah banyak diteliti karena berpotensi membantu mengurangi risiko berbagai penyakit kronis.
3. Manfaat
Salah satu manfaat yang sering dikaitkan dengan keduanya adalah membantu proses penurunan berat badan. Kandungan kafein dalam kopi dan matcha dapat meningkatkan pengeluaran energi serta membantu proses pembakaran lemak.
Keduanya juga memiliki manfaat dalam menjaga kesehatan jantung. Kandungan polifenol yang terdapat pada matcha dan kopi dapat membantu menjaga kesehatan pembuluh darah, mengurangi resiko penyumbatan arteri, serta membantu mengontrol tekanan darah.
Namun, pada kopi yang tidak disaring, kandungan cafestol dan kahweol dapat meningkatkan kadar kolesterol pada sebagian orang. Manfaat lain yang dimiliki keduanya adalah membantu meningkatkan fungsi otak dan suasana hati.
Ilustrasi. Mana yang lebih sehat matcha atau kopi? Keduanya menyehatkan bila tidak dikonsumsi berlebihan. (Getty Images/Wiphop Sathawirawong) |
Kafein dapat meningkatkan kewaspadaan, daya ingat, serta konsentrasi. Pada matcha, efek ini didukung oleh L-theanine yang membantu mengurangi stres tanpa menyebabkan rasa kantuk.
Lantas, mana lebih sehat matcha atau kopi? Jika Anda menginginkan minuman yang memberikan energi lebih stabil dengan tambahan efek menenangkan, matcha bisa menjadi pilihan yang tepat. Namun, jika membutuhkan dorongan energi yang cepat serta pilihan yang lebih mudah dijangkau, kopi tetap menjadi alternatif yang sangat baik.
Keduanya sama-sama menawarkan manfaat kesehatan yang menarik selama dikonsumsi dalam jumlah wajar dan tanpa tambahan gula berlebihan. Pilihan terbaik adalah yang paling sesuai dengan kebutuhan tubuh, toleransi kafein, serta gaya hidup Anda.
(gas/els) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]


