Melanggar Lalu Lintas di Swiss, Turis India Kaget Kena Denda Rp28 Juta
Seorang turis perempuan asal India terkejut setelah menerima denda lalu lintas sebesar 1,5 lakh Rupee atau sekitar Rp28 juta setelah kembali dari Swiss. Informasi perihal denda tersebut tiba melalui pos hampir setahun setelah dirinya liburan.
Dalam sebuah unggahan di X (dahuluTwitter), perempuan yang menggunakan nama Poan Sapdi, mengatakan tengah berupaya memahami apakah ada cara untuk mengajukan banding, mengurangi, atau membatalkan denda tersebut.
"Apakah ada di sini yang pernah menerima denda pelanggaran lalu lintas dari Swiss beberapa bulan setelah kembali dari liburan?"tulisnya dikutip dariNDTV, Senin (1/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami baru saja menerima surat tilang hampir Rs 1 lakh, hampir setahun setelah perjalanan kami. Kami mencoba memahami apakah ada cara untuk mengajukan banding, mengurangi, atau membatalkan denda tersebut."
Di media sosial tersebut, dia lantas meminta masukan atau nasihat dari warga net.
"Saya ingin mendengar dari siapa pun yang pernah berurusan dengan hal serupa atau mengetahui prosesnya. Bantuan apa pun akan sangat dihargai,"tambahnya.
Reaksi warganet
Dengan 1,3 juta tayangan, unggahan tersebut menjadi viral. Kasus ini juga memicu diskusi di kalangan pelancong India tentang pentingnya memeriksa perjanjian sewa dengan cermat dan memahami peraturan lalu lintas setempat di luar negeri.
Perusahaan penyewaan disebut biasanya membebankan denda plus biaya administrasi, dan mengabaikannya dapat menyebabkan hukuman yang lebih tinggi atau masalah pada perjalanan selanjutnya.
"Menurut saya, tidak mungkin untuk dibebaskan. Selain itu, karena Anda telah mengajukannya setelah X, pihak berwenang mungkin akan memastikan untuk memberi contoh,"tulis seorang pengguna di bagian komentar.
"Permintaan pembebasan dari luar negeri kemungkinan besar akan mengakibatkan peningkatan denda. Lebih baik bayar secepatnya agar tidak masuk daftar hitam untuk visa Schengen berikutnya."
Perempuan asal India lantas membalas"Kami akan membayarnya, tentu saja, tetapi disebutkan dalam surat bahwa kami dapat mengajukan keberatan atas denda tersebut- kami ingin mengajukan keberatan atas biaya keterlambatan karena kami menerima pemberitahuan tersebut sangat terlambat."
"Pernah dapat denda dari Jerman setelah perjalanan sebesar 10.000. Sudah dibayar. Tapi 1 lakh itu gila,"tulis pengguna lain.
"Denda lalu lintas Swiss sangat besar. Bayar saja, kalau tidak mereka akan terus menambahkan bunga. Anda juga bisa meminta rencana pembayaran, mungkin Anda bisa membayarnya secara bertahap, sedikit demi sedikit. Saya tidak yakin apakah Anda akan kembali ke sana."
(mik/ryn/mik) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

