Rangkaian Acara Waisak 2026 di Candi Borobudur 2026 dan Jadwalnya
Perayaan Waisak di Candi Borobudur selalu menjadi momen yang ditunggu banyak orang setiap tahunnya.
Tidak hanya menjadi acara keagamaan umat Buddha, Festival Waisak di Borobudur juga menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara. Simak rangkaian acara Waisak di Candi Borobudur 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada 2026, perayaan Waisak 2570 BE digelar dengan rangkaian acara yang penuh makna spiritual, budaya, dan suasana damai. Festival ini berlangsung pada 28 hingga 31 Mei 2026 di kawasan Candi Borobudur, Candi Mendut, dan Candi Pawon.
Puncak perayaan jatuh pada 31 Mei 2026 dengan berbagai prosesi sakral dan Festival Lampion Waisak yang ikonis.
Festival Lampion Borobudur sendiri memiliki makna mendalam bagi umat Buddha. Lampion yang diterbangkan ke langit menjadi simbol doa, harapan, serta pelepasan hal-hal buruk menuju kehidupan yang lebih damai dan bijaksana.
Rangkaian acara keagamaan Waisak di Borobudur 2026
Melansir dari beragam sumber, berikut rangkaian acara Waisak Borobudur 2026 yang perlu kamu ketahui.
1. Pra-Waisak pada 28 sampai 30 Mei 2026
Sebelum acara puncak dimulai, ada berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang dilakukan umat Buddha. Suasana di kawasan Borobudur biasanya sudah ramai sejak beberapa hari sebelumnya.
Kegiatan Pra Waisak meliputi:
- Puja bakti dan doa bersama
- Meditasi serta pembacaan paritta
- Pengambilan Api Dharma dari Mrapen
- Pengambilan Air Berkah dari Umbul Jumprit
- Bakti sosial dan kegiatan kemanusiaan
- Kehadiran bhikkhu dan umat Buddha dari berbagai negara
Rangkaian ini menjadi bagian penting dalam persiapan spiritual sebelum memasuki hari Waisak.
2. Kirab Waisak
Kirab Waisak menjadi salah satu prosesi paling menarik dan sakral. Prosesi ini dilakukan dengan berjalan kaki dari Candi Mendut menuju Candi Pawon, lalu berakhir di Candi Borobudur.
Dalam kirab tersebut, umat Buddha membawa relik suci, Api Dharma, dan Air Berkah. Suasana kirab terasa khusyuk karena diiringi doa dan lantunan paritta sepanjang perjalanan.
Banyak wisatawan datang untuk menyaksikan prosesi budaya dan keagamaan yang jarang ditemukan di tempat lain ini.
3. Detik-detik Waisak
Acara paling sakral berlangsung saat detik-detik Waisak di pelataran Candi Borobudur. Momen ini biasanya bertepatan dengan bulan purnama dan diisi dengan meditasi, doa, serta hening cipta.
Ribuan umat Buddha berkumpul bersama untuk beribadah dalam suasana yang tenang dan penuh makna spiritual.
4. Festival Lampion Waisak
Festival lampion menjadi acara yang paling dinanti pengunjung. Pada 2026, festival digelar pada 31 Mei dengan dua sesi:
- Sesi 1 pukul 17.30 sampai 19.30 WIB
- Sesi 2 pukul 21.30 sampai 23.00 WIB
Peserta wajib mengenakan pakaian putih yang sopan. Setiap tiket sudah termasuk lampion dan wishing card untuk menulis harapan sebelum lampion diterbangkan.
Pelepasan ribuan lampion secara bersamaan menciptakan pemandangan malam yang sangat indah dan emosional.
5. Meditasi dan doa bersama
Selain menerbangkan lampion, peserta juga diajak mengikuti meditasi malam yang dipimpin para bhikkhu dan tokoh spiritual. Suasana hening di sekitar Borobudur membuat pengalaman ini terasa lebih mendalam.
Festival juga ditutup dengan doa bersama untuk perdamaian dunia dan kebersamaan antarumat.
6. Festival seni dan kuliner
Area sekitar Borobudur juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni tradisional, pawai budaya, serta bazar kuliner khas Jawa Tengah. Pengunjung bisa menikmati makanan lokal sambil melihat berbagai kerajinan tangan dari UMKM sekitar.
Waisak Borobudur bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi momen wisata budaya yang penuh nilai spiritual. Tidak heran jika festival ini selalu menarik perhatian ribuan pengunjung setiap tahunnya.
Demikian rangkaian acara Waisak Borobudur 2026. Semoga bermanfaat.
(sac/fef) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
