Kenapa Mata Otomatis Menutup Saat Bersin? Ini Penjelasannya

CNN Indonesia
Rabu, 24 Jun 2026 17:00 WIB
Kenapa Mata Otomatis Menutup Saat Bersin? Ini Penjelasannya
Ilustrasi. Saat bersin, seseorang otomatis menutup matanya. (iStockphoto/evrim ertik)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pernahkah Anda bertanya-tanya kenapa mata hampir selalu tertutup saat bersin? Bahkan, sebagian orang percaya mata bisa copot jika bersin dilakukan sambil membuka mata.

Meski terdengar ekstrem, anggapan tersebut hanyalah mitos. Sejumlah studi menyebut menutup mata saat bersin merupakan bagian dari refleks alami tubuh yang sulit dikendalikan secara sadar.

Melansir Mayo Clinic, bersin merupakan refleks otomatis tubuh atau autonomic reflex. Saat tubuh mendeteksi adanya iritasi di hidung, otak akan mengirimkan sinyal ke berbagai otot untuk memicu bersin, termasuk otot pada kelopak mata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan kata lain, menutup mata saat bersin terjadi secara otomatis dan tidak disadari, bukan karena sengaja dilakukan seseorang.

Bagian dari refleks tubuh

Saat seseorang bersin, tubuh sebenarnya menjalankan serangkaian respons yang cukup kompleks. Bersin melibatkan koordinasi saraf wajah, otot dada, tenggorokan, hingga kelopak mata dalam waktu sangat singkat.

Ketika otak mengirimkan sinyal untuk bersin, salah satu bagian dari refleks tersebut adalah membuat mata tertutup.

Mengutip Healthline, refleks menutup mata saat bersin memang sudah tertanam dalam sistem tubuh manusia. Karena itu, sebagian besar orang akan kesulitan mempertahankan mata tetap terbuka saat bersin.

Meski demikian, secara teknis manusia tetap bisa bersin dengan mata terbuka. Hanya saja, seseorang harus melawan refleks alami tubuh yang otomatis ingin menutup kelopak mata.

Salah satu mitos paling populer soal bersin adalah mata bisa keluar atau copot jika seseorang bersin sambil membuka mata.

Mayo Clinic menegaskan hal tersebut tidak benar. Tekanan saat bersin memang cukup kuat, tetapi tidak cukup untuk membuat bola mata keluar dari rongganya. Bola mata tetap ditahan kuat oleh otot ekstraokular dan jaringan di sekitarnya.

Meski mekanisme pastinya belum sepenuhnya dipahami, sejumlah studi menduga refleks menutup mata saat bersin juga berkaitan dengan mekanisme perlindungan tubuh.

Saat seseorang bersin, tubuh mengeluarkan udara dan partikel bertekanan tinggi dari hidung dan mulut. Menutup mata diduga membantu mencegah partikel atau iritan masuk ke area mata.

Teori ini dianggap masuk akal karena bersin sendiri merupakan cara tubuh mengeluarkan benda asing, debu, atau iritan dari saluran pernapasan.

Meski begitu, hingga kini belum ada satu teori tunggal yang benar-benar definitif untuk menjelaskan mekanisme tersebut secara menyeluruh.

(anm/tis) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]