7 Ciri Orang dengan Ego Tinggi, Susah Dikritik hingga Haus Validasi

CNN Indonesia
Senin, 18 Mei 2026 06:00 WIB
Dalam hubungan pertemanan, percintaan, sampai dunia kerja, sikap seperti ini sering dianggap membuat komunikasi jadi melelahkan.
Ilustrasi. Berhubungan dengan orang yang egonya tinggi memang sangat melelahkan. Berikut ciri-ciri orang dengan ego tinggi. (Nindya Putri Hermansyah)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Dalam hubungan pertemanan, percintaan, sampai dunia kerja, orang dengan ego tinggi sering membuat relasi jadi melelahkan. Berikut ciri orang dengan ego tinggi.

Istilah 'ego tinggi' sering dipakai untuk menggambarkan seseorang yang merasa dirinya paling benar, sulit mengalah, atau tidak mau dikritik. Sifat yang sering disebut sebagai ego tinggi biasanya berkaitan dengan narcissistic traits atau kecenderungan narsistik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akan tetapi penting dipahami, memiliki beberapa sifat ini tidak otomatis berarti seseorang mengalami gangguan kepribadian narsistik (narcissistic personality disorder). Diagnosis tetap harus dilakukan oleh profesional.

Ciri orang dengan ego tinggi

Lalu, apa saja ciri orang yang sering dianggap memiliki ego tinggi?

1. Merasa dirinya paling benar

Salah satu ciri paling sering terlihat adalah merasa pendapat atau pandangannya paling tepat dibanding orang lain. Mereka cenderung sulit menerima sudut pandang berbeda dan merasa pengalamannya paling berat atau paling penting untuk didengar.

Mengutip dari Mayo Clinic, pola ini berkaitan dengan rasa penting diri yang berlebihan dan kebutuhan untuk dianggap superior.

2. Sulit menerima kritik

Orang dengan ego tinggi biasanya mudah defensif ketika dikritik, bahkan untuk hal kecil. Alih-alih menerima masukan, mereka bisa langsung membalas, menyalahkan balik, atau merasa sedang diserang secara pribadi. Dalam banyak kondisi, kritik dianggap sebagai ancaman terhadap citra diri mereka sendiri.

3. Merasa berhak diperlakukan spesial

Kesulitan memaafkan adalah tanda ego tinggi dan rendahnya kemampuan mengelola emosi.Ilustrasi. Ciri orang dengan ego tinggi salah satunya merasa berhak diperlakukan spesial. (Dwi Lindah Permatasari)

Ciri lain yang cukup umum adalah merasa pantas diprioritaskan atau dimengerti terus-menerus. Mereka bisa berharap orang lain selalu memaklumi sikapnya, tetapi belum tentu melakukan hal yang sama pada orang lain.

Pola ini juga dikenal sebagai sense of entitlement yaitu, merasa layak mendapat perlakuan khusus.

4. Sulit mengakui kesalahan

Meminta maaf sering menjadi hal yang berat bagi orang dengan ego tinggi. Saat terjadi konflik, mereka cenderung memutar situasi agar tetap terlihat benar atau mencari alasan untuk membela diri.

Dalam literatur psikologi, kondisi ini sering dikaitkan dengan dorongan mempertahankan citra diri yang dianggap lebih unggul.

5. Kurang empati

Orang dengan ego tinggi sering kesulitan benar-benar memahami perasaan orang lain. Saat mendengar curhatan, respons mereka kadang justru berbalik ke diri sendiri, seperti "Aku juga pernah lebih parah," atau "Kamu terlalu sensitif".

American Psychiatric Association (APA) menyebut kurang empati sebagai salah satu pola yang sering muncul pada sifat narsistik.

6. Haus validasi dan pengakuan

Mereka biasanya sangat ingin dipuji, dihargai, atau dianggap hebat. Ketika tidak mendapat perhatian atau pengakuan, mereka bisa mudah tersinggung atau merasa diremehkan. Kebutuhan akan kekaguman berlebihan sebagai salah satu ciri pola narsistik.

7. Sering meremehkan orang lain

Untuk merasa lebih unggul, sebagian orang dengan ego tinggi juga cenderung merendahkan orang lain. Bentuknya bisa berupa komentar sinis, suka membandingkan, atau merasa dirinya lebih pintar, lebih sukses, atau lebih berkelas dibanding orang lain.

Dalam jangka panjang, pola seperti ini dapat membuat hubungan sosial menjadi tidak sehat.

(anm/els) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]