Heboh Sertifikasi Koki 13 Negara Henny Maria, Ini Faktanya

CNN Indonesia
Selasa, 12 Mei 2026 08:15 WIB
Kreator kuliner Henny Maria 'Red Koki' tuai kontroversi usai klaim sertifikasi Executive Chef diakui 13 negara. Simak selengkapnya di sini.
Ilustrasi. Belakangan nama Henny Maria tengah naik daun di kalangan kuliner Indonesia. (RestaurantAnticaRoma/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dunia kuliner tanah air tengah diguncang diskusi hangat. Sosok kreator kuliner Henny Maria, yang populer dengan nama Red Koki, mendadak menjadi pusat perhatian netizen setelah mengunggah pencapaian terbarunya di platform Threads.

Bukan sekadar resep baru, Henny memamerkan keberhasilannya meraih sertifikasi jabatan tertinggi dalam profesi dapur. Kabar mengenai sertifikasi koki 13 negara Henny Maria ini pun langsung memicu pro dan kontra di kalangan netizen hingga praktisi kuliner profesional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Klaim sertifikasi BNSP dan pengakuan ASEAN

Melansir Detik, dalam unggahannya, Henny Maria mengungkapkan rasa syukurnya setelah dinyatakan lulus sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk jabatan Executive Chef. Hal yang paling mencuri perhatian adalah klaimnya bahwa sertifikat tersebut diakui secara luas di 13 negara ASEAN.

Henny menyebutkan bahwa pencapaian ini diharapkan dapat menjadi pintu bagi dirinya untuk berkontribusi lebih besar bagi bangsa. Secara spesifik, ia menyinggung keinginannya untuk mendukung kesuksesan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang menjadi fokus pemerintah.

Namun, klaim tersebut tidak berjalan mulus. Unggahan tersebut justru memicu perdebatan sengit mengenai hierarki dan etika dalam dunia kuliner profesional.

Banyak pihak mempertanyakan bagaimana gelar Executive Chef yang biasanya diraih melalui keringat dan pengalaman puluhan tahun di dapur, bisa didapatkan melalui jalur sertifikasi singkat.

Bahkan, juri MasterChef Indonesia, Chef Arnold Poernomo, turut memberikan respons melalui media sosial. Dengan nada satire, Chef Arnold menanggapi fenomena tersebut, yang kemudian membuat unggahan Henny Maria dibanjiri lebih dari 1,2 ribu komentar.

"Ternyata pengalaman saya dari cuci piring dan dunia f&b selama 22 tahun ini masih kalah dengan title kasta tertinggi di Dunia F&B 'Executive Chef' yang diakui 13 Negara se-ASEAN," tulis Chef Arnold dalam salah satu komentarnya.

Siapa sebenarnya Henny Maria?

Di balik hiruk-pikuk kontroversi ini, Henny Maria sendiri merupakan sosok yang cukup aktif di industri kuliner berskala UMKM. Ia adalah pemilik dari bisnis Steak Twogether yang telah memiliki beberapa cabang di Jakarta.

Melalui akun Instagram pribadinya, Red Koki rutin membagikan berbagai aktivitas kuliner, mulai dari:

• Demo masak dan kreasi resep harian.

• Menjadi pembicara di berbagai acara talkshow.

• Edukasi seputar dunia makanan bagi pengikutnya.

Meski kini unggahan tersebut telah menuai polemik, fenomena sertifikasi koki 13 negara Henny Maria ini membuka diskusi baru mengenai pentingnya standardisasi profesi di Indonesia serta bagaimana industri kuliner memandang nilai sebuah pengalaman dibandingkan dengan selembar sertifikat.

Baca selengkapnya di sini

[Gambas:Video CNN]

(tis/tis) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]