Ternyata Berenang Bisa Redakan Stres dan Bikin Pikiran Lebih Tenang

CNN Indonesia
Selasa, 12 Mei 2026 06:45 WIB
Tak sekadar olahraga, berenang di pagi hari terbukti ampuh meredam stres dan meningkatkan fokus lewat pelepasan hormon kebahagiaan.
Ilustrasi. Renang punya sederet manfaat yang bagus untuk kesehatan mental. (iStock/Edwin Tan)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Memulai hari dengan paparan sinar matahari pagi dan segarnya air kolam bukan sekadar tren gaya hidup. Bagi banyak kaum urban, berenang di pagi hari telah menjadi 'ritual' wajib untuk menjaga kewarasan di tengah padatnya rutinitas.

Selain melatih kebugaran fisik, berenang memiliki kualitas terapeutik yang unik. Elemen air secara alami menciptakan ketenangan yang membantu meningkatkan kesejahteraan mental dan kebahagiaan secara keseluruhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir Northern Healthcare, secara saintifik, berenang memicu pelepasan endorfin, atau yang sering dijuluki sebagai hormon feel-good. Hormon ini bekerja layaknya obat penenang alami yang mampu menurunkan level stres dan meningkatkan suasana hati secara instan.

Menariknya, sebuah studi menunjukkan bahwa aktivitas di dalam air dapat meningkatkan sirkulasi darah ke otak. Aliran darah yang lancar sangat vital untuk melindungi otak dari toksin berbahaya sekaligus meningkatkan fungsi kognitif.

Jadi, jangan heran jika setelah berenang, pikiran terasa lebih tajam dan fokus saat mulai bekerja.

Efek relaksasi

Pernahkah Anda merasa lebih tenang hanya dengan menatap air? Fenomena ini sering dikaitkan dengan konsep biophilia, yakni keterikatan alami manusia dengan alam.

Warna biru air kolam atau laut diakui secara psikologis memberikan efek menenangkan yang luar biasa.

Ritme gerakan renang yang teratur, ditambah sensasi air yang membalut tubuh, menciptakan suasana meditatif. Hal ini membantu mengurangi kecemasan dan memberikan rasa bebas, seolah-olah beban pikiran ikut larut di dalam air.

Manfaat luar biasa ini kini mulai dilirik sebagai gaya hidup baru oleh generasi muda di tanah air. Tren ini disambut baik melalui berbagai inisiatif, salah satunya melalui ajang Indonesia Short Course Emerging Series 2026 yang akan digelar pada Juni mendatang di Stadion Akuatik GBK, Jakarta.

Kompetisi ini bukan sekadar ajang adu kecepatan, melainkan upaya membangun ekosistem pembinaan renang yang lebih terstruktur dan berkelanjutan di Indonesia.

Dukungan terhadap olahraga ini juga datang dari sektor korporasi. Chandra Asri Group, bersama Barito Pacific dan Barito Renewables, turut berperan aktif dalam memperkuat pembinaan atlet muda sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan berprestasi.

"Kami melihat potensi besar dari atlet-atlet muda Indonesia, sehingga melalui penyediaan ruang kompetisi, diharapkan dapat tercipta ekosistem yang mendukung agar para atlet dapat berkembang secara optimal," ujar Suryandi, Direktur Sumber Daya Manusia & Hubungan Korporat Chandra Asri Group melansir Antara.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi bersama KONI dan Federasi Akuatik Indonesia ini diharapkan dapat memperkuat pembinaan nasional yang sistematis, mulai dari usia dini hingga kancah internasional.

Tips mulai berenang

Bagi Anda yang ingin menjadikan renang sebagai bagian dari mental health recovery, berikut beberapa tips sederhana yang bisa dilakukan:

1. Konsistensi adalah kunci

Cek jadwal kolam renang lokal dan buat rutinitas tetap.

2. Keamanan utama

Jika memilih berenang di alam terbuka (wild swimming), pastikan Anda memahami arus dan kondisi cuaca.

3. Sosialisasi

Meski renang adalah olahraga individual, bergabung dengan komunitas atau mengikuti kelas dewasa bisa meningkatkan interaksi sosial yang juga baik bagi kesehatan mental.

Jadi, saat Anda merasa jenuh atau butuh booster semangat, mungkin ini waktunya untuk menceburkan diri ke kolam. Tubuh bugar, pikiran pun segar.

[Gambas:Video CNN]

(tis/tis) Add as a preferred
source on Google