Apa yang Terjadi pada Tubuh Jika Makan Terlalu Banyak Ubi Ungu?

CNN Indonesia
Sabtu, 09 Mei 2026 03:00 WIB
Ubi ungu memang bisa membantu menghilangkan lapar. Namun, mengonsumsi ubi ungu secara berlebihan bisa berefek sebaliknya pada tubuh.
Ilustrasi. Jika dikonsumsi berlebihan, ubi ungu juga bisa menimbulkan efek samping. (iStockphoto/Vin Centius)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Dalam memenuhi nutrisi sehari-hari, ubi ungu kerap menjadi jawaban bagi sebagian orang untuk menghilangkan lapar. Namun, mengonsumsi ubi ungu secara berlebihan juga memiliki efek yang tidak sepenuhnya baik bagi tubuh.

Meskipun ubi ungu terkenal karena kandungan antioksidannya, jika dikonsumsi dalam jumlah besar dan berlebihan, tetap memiliki efek yang kurang baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gara-garanya adalah kandungan pati dan karbohidrat tinggi yang ada di dalam ubi ungu.

Merangkum dari berbagai sumber, berikut merupakan sejumlah efek samping yang bisa terjadi jika ubi ungu dikonsumsi secara berlebihan.

1. Gas dan kembung

Mengutip dari Nutri, salah satu efek samping yang sering dilaporkan akibat mengonsumsi makanan ini adalah rasa tidak nyaman pada pencernaan. Jenis pati dalam ubi ungu menjadi alasan kenapa perut bisa merasa tidak nyaman jika mengonsumsi makanan ini berlebihan.

Selain itu, ubi ungu juga mengandung oksida, yaitu enzim yang dapat menyebabkan gas dan kembung jika dikonsumsi berlebihan. Konsumsi dalam jumlah besar juga dapat menyebabkan peningkatan produksi gas di usus yang mengakibatkan rasa kenyang, tidak nyaman pada perut, serta perut kembung.

2. Menaikkan kadar gula darah

Meskipun ubi ungu merupakan sayuran bertepung yang tinggi karbohidrat, makanan ini memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibanding jenis ubi laiannya.

Mengonsumsinya dalam jumlah yang besar dapat memengaruhi kadar gula darah. Hal ini juga berlaku pada penderita diabetes atau orang yang sedang menjalani diet karbohidrat.

Mengombinasikan ubi ungu dengan sayuran non-tepung seperti brokoli, sawi, atau bayam dan protein tanpa lemak dapat membantu mengurangi efek ini.

3. Kenaikan berat badan

[Gambas:Video CNN]

Ubi ungu dikenal sebagai makanan yang padat akan kalori, sehingga berpotensi menyebabkan kenaikan berat badan.

Meski jadi bagian dari diet sehat dan seimbang, penting untuk diingat bahwa ubi ungu tetap kaya akan karbohidrat dan kalori.

Jika ingin mengonsumsi, maka perhatikan juga cara olahnya. Agar lebih sehat, ubi ungu bisa diolah dengan cara dipanggang atau dibakar. Hal ini dapat mencegah asupan kalori berlebihan.

4. Risiko peradangan

Beberapa orang yang sensitif dapat mengalami reaksi peradangan atau gangguan pencernaan akibat mengonsumsi makanan ini. Gejalanya mulai dari nyeri sendi, kram perut, hingga reaksi peradangan lainnya.

5. Risiko batu ginjal

Ubi ungu mengandung oksalat, yaitu senyawa yang ditemukan di banyak tumbuhan. Bagi sebagian orang yang rentan terhadap pembentukan batu ginjal kalsium oksalat, diet tinggi oksalat dapat meningkatkan risikonya.

Bagi individu yang memiliki riwayat batu ginjal, konsumsi makanan tinggi oksalat seperti ubi ungu sebaiknya dibatasi, serta diimbangi dengan asupan cairan yang cukup.

6. Kelebihan kalium pada penderita gangguan ginjal

Kandungan kalium dalam ubi ungu cukup tinggi dan bermanfaat untuk tekanan darah. Namun, pada penderita gangguan ginjal, konsumsi berlebihan bisa menyebabkan penumpukan kalium dalam darah yang berisiko mengganggu fungsi jantung.

Berapa banyak konsumsi ubi ungu sebaiknya dalam sehari?

Ilustrasi ubi unguIlustrasi. Jika dimakan berlebihan, konsumsi ubi ungu juga bisa memberikan efek samping. (Istockphoto/ Teen00000)

Menukil dari My Healthopedia, mengonsumsi 100-150 gram per hari umumnya masih dianggap sehat. Jumlah ini menyediakan antioksidan dan serat yang cukup tanpa kelebihan karbohidrat

Mengikuti panduan dan memastikan tidak lebih dari porsi itu membantu tubuh mendapatkan manfaat nutrisi tanpa mengganggu kesehatan tubuh.

Ubi ungu tetap termasuk makanan bergizi yang layak dikonsumsi. Efek samping yang muncul umumnya berkaitan dengan jumlah konsumsi, cara pengolahan, serta kondisi kesehatan seseorang.

Selama dikonsumsi dalam batas wajar dan diimbangi dengan pola makan seimbang, ubi ungu bisa menjadi pilihan makanan sehat tanpa perlu dikhawatirkan.

(nga/asr) Add as a preferred
source on Google