Kartu Nusuk Hilang, Apa yang Harus Dilakukan Jemaah Haji?

CNN Indonesia
Jumat, 17 Apr 2026 09:45 WIB
Sebagian jemaah haji mungkin bertanya-tanya bagaimana jika kartu Nusuk hilang, terutama jika rangkaian ibadah baru saja dimulai.
Ilustrasi. Sebagian jemaah haji mungkin bertanya-tanya bagaimana jika kartu Nusuk hilang, terutama jika rangkaian ibadah baru saja dimulai. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebagian jemaah haji mungkin bertanya-tanya bagaimana jika kartu Nusuk hilang, terutama jika rangkaian ibadah baru saja dimulai.

Pasalnya, kartu ini bukan sekadar identitas biasa, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pengaturan pergerakan jemaah selama di Makkah dan Madinah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Situasi seperti ini sebenarnya cukup umum terjadi, mengingat padatnya aktivitas dan jumlah jemaah yang sangat banyak.

Karena itu, penting untuk memahami langkah yang perlu dilakukan agar situasi tetap terkendali dan tidak mengganggu rangkaian ibadah.

Pentingnya kartu Nusuk untuk ibadah haji

Kartu Nusuk merupakan dokumen resmi yang menjadi penanda jemaah haji yang terdaftar secara legal. Kartu ini tidak hanya berfungsi sebagai identitas, tetapi juga terhubung dengan berbagai sistem layanan selama ibadah berlangsung.

Di dalamnya tersimpan sejumlah informasi penting yang mendukung kelancaran aktivitas jemaah, mulai dari data identitas pribadi, penempatan akomodasi di Makkah dan Madinah, hingga lokasi layanan saat puncak haji.

Selain itu, kartu ini juga mencantumkan kontak perusahaan penyedia layanan yang bertanggung jawab atas kebutuhan jemaah. Hal ini memudahkan koordinasi jika terjadi kendala di lapangan.

Dalam praktiknya, kartu Nusuk sering diperiksa oleh petugas keamanan di berbagai titik. Tanpa kartu ini, jemaah berisiko mengalami pembatasan akses, bahkan penolakan untuk memasuki area tertentu.

Bagaimana jika kartu Nusuk hilang?

Jika kartu Nusuk hilang, ada beberapa langkah yang sebaiknya segera dilakukan agar situasi tetap terkendali.

Langkah pertama, segera informasikan kejadian tersebut kepada ketua rombongan atau pembimbing kloter. Mereka akan membantu mengarahkan proses selanjutnya sesuai prosedur yang berlaku.

Selama kartu fisik belum tersedia, kamu tetap bisa menggunakan kartu Nusuk dalam bentuk digital. Versi ini dapat dimanfaatkan sementara waktu untuk mengakses area-area tertentu yang membutuhkan identifikasi.

Selain itu, penting juga untuk melaporkan kehilangan kartu kepada petugas keamanan terdekat. Laporan ini membantu memastikan data kamu tetap aman sekaligus mempermudah proses penanganan lebih lanjut.

Untuk mendapatkan bantuan tambahan, tersedia beberapa saluran resmi yang bisa dihubungi. Jemaah dapat mengakses layanan melalui call center di nomor 1966 atau mendatangi pusat layanan seperti Guest Care Center maupun Nusuk Care Center yang berada di sekitar Masjidil Haram, Makkah.

Itu dia jawaban dari pertanyaan bagaimana jika kartu Nusuk hilang. Dengan mengikuti langkah-langkah ini, proses penanganan bisa berjalan lebih cepat dan kamu tetap dapat melanjutkan ibadah dengan lebih tenang.

(han/asr) Add as a preferred
source on Google