Tata Cara Sai Lengkap Sesuai Sunnah dan Bacaan Niatnya

CNN Indonesia
Senin, 27 Apr 2026 04:00 WIB
Sai adalah bagian dari rukun haji dan umrah yang harus dikerjakan. Ketahui tata cara mengerjakan sai dan bacaan niatnya.
Sai adalah bagian dari rukun haji dan umrah yang harus dikerjakan. Ketahui tata cara mengerjakan sai dan bacaan niatnya. (CNN Indonesia/ Haryanto Tri Wibowo)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Sai atau berjalan dari Shafa ke Marwah dan kebalikannya dilakukan jemaah ketika melaksanakan haji atau umrah. Ibadah ini melambangkan perjalanan Siti Hajar ketika mencari air untuk putranya, Ismail a.s.

Ibadah sai mengajarkan umat Islam tentang pentingnya ketekunan dan keyakinan pada Allah Swt.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sering kali, banyak orang menggampangkan ibadah ini karena dianggap hanya berjalan bolak-balik saja.

Padahal ibadah ini memiliki aturan yang harus jemaah perhatikan agar dianggap sah dan diterima oleh Allah Swt.


Panduan melaksanakan sai

Dirangkum dari buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah dari Kementerian Agama Indonesia, situs Badan Pengelolaan Keuangan Haji, dan NU Online, berikut tata cara sai.

Sai adalah ibadah berjalan dari Shafa ke Marwah yang dilakukan secara bolak-balik sebanyak tujuh kali. Ibadah ini dimulai dari Shafa dan berakhir di Marwah.

Menurut mazhab Syafi'i, Maliki, dan Hanbali, sai adalah bagian dari rukun haji dan umrah yang harus dikerjakan. Oleh karena itu, jika tidak dikerjakan atau dilakukan dengan tidak benar, maka ibadah Haji dan Umrah menjadi tidak sah.

Agar ibadah sai bisa diterima atau sesuai dengan sah dan sunnah yang berlaku, terdapat persyaratan yang perlu kamu penuhi terlebih dahulu. Persyaratan tersebut adalah:

  • Dilakukan setelah melakukan tawaf
  • Dimulai pada Bukit Shafa dan berakhir di Bukit Marwah
  • Dilakukan sebanyak tujuh kali. Perjalanan dari bukit Shafa ke Marwah dihitung satu kali perjalanan, kemudian dari bukit Marwah ke Shafa dihitung satu kali perjalanan.
  • Hanya bisa dilakukan di tempat Sai atau di bukit Shafa dan Marwah.

Karena sai merupakan salah satu ibadah yang cukup berat dilakukan, pastikan jemaah telah memiliki persiapan fisik dan mental yang prima.

Jemaah juga dibolehkan untuk membawa perlengkapan, seperti air minum dan alas kaki yang nyaman, agar ibadah bisa berjalan lancar.
Setelah menyiapkan diri, jemaah bisa memulai beribadah sai.

Berikut adalah tata cara sai dan doa yang dibaca.

1. Mulai dari Bukit Shafa

Ibadah sai dimulai dari Bukit Shafa. Di sini, jemaah memulai perjalanan menuju Bukit Marwah sambil membaca niat:

Abda ubimaa ba'da Allahu bihi Warasuulluh. Innasshafaa wa marwata min sya'aairillaah faman hajjal baita awi'tamara fallaa junaaha 'alaihi ansyathawwa fabi himaa wamantathawwa 'akhairan fa innallaha syaakirun 'aliim.

Artinya: "Aku memulai apa yang sudah dimulai oleh Allah dan oleh Rasul. Sesungguhnya bukit Shafa dan bukit Marwah sebagian dari tanda kebesaran Allah. Barang siapa yang pergi haji ke rumah Allah atau umrah maka tidak ada dosa bagi yang mengerjakan sa'i di antara keduanya."

Setelah itu, berdirilah menghadap kiblat, lalu membaca takbir sebanyak tiga kali: "Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar"

Kemudian lanjutkan dengan zikir dan doa sesuai yang diajarkan atau doa pribadi.


2. Berjalan dari Shafa ke Marwah sebanyak 7 kali

Sai dilakukan dengan berjalan bolak-balik antara Bukit Shafa dan Marwah sebanyak 7 kali.

  • Dari Shafa ke Marwah dihitung 1 kali
  • Dari Marwah ke Shafa dihitung 1 kali

Jadi, total ada 7 perjalanan dan berakhir di Bukit Marwah. Jika tidak mampu berjalan, boleh menggunakan kursi roda atau alat bantu. Selama perjalanan, usahakan tetap khusyuk dan perbanyak doa.


3. Lari kecil di area lampu hijau (khusus laki-laki)

Saat melewati area yang ditandai lampu hijau, jemaah laki-laki disunnahkan untuk berlari kecil. Sementara itu, jemaah perempuan cukup berjalan biasa seperti biasa.


4. Membaca doa dan zikir selama perjalanan

Selama melakukan sai, jemaah dianjurkan untuk terus berdoa dan berzikir. Tidak ada bacaan khusus yang wajib, jadi bisa membaca doa apa saja sesuai keinginan.

Saat sampai di Bukit Shafa atau Marwah, jemaah juga bisa berhenti sejenak untuk berdoa.


5. Mengakhiri sai di Bukit Marwah

Setelah menyelesaikan 7 kali perjalanan, sai diakhiri di Bukit Marwah. Di sini, jemaah dianjurkan untuk kembali berdoa. Salah satu doa yang bisa dibaca adalah:

"Ya Allah, terimalah amalan kami, sehatkan kami, maafkan kesalahan kami, dan tolong kami agar selalu taat dan bersyukur kepada-Mu. Jangan Engkau biarkan kami bergantung kepada selain-Mu. Wafatkan kami dalam keadaan iman dan Islam, serta dalam rida-Mu."

Setelah selesai sai, tidak perlu melakukan shalat sunnah. Ibadah sai pun selesai.

Demikian penjelasan tentang tata cara sai yang benar sesuai sunnah. Semoga bermanfaat.

(sac/fef) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]