Kecerdasan Intelektual Ada Apa Saja? Cek Punyamu
Inteligensi terbagi ke dalam beberapa kategori salah satunya kecerdasan intelektual atau intelligence quotient (IQ). Kecerdasan intelektual ada apa saja? Lewat tes IQ, kamu bisa mengetahui tingkat kecerdasan intelektualmu.
Kecerdasan ada banyak tipe tetapi saat bicara kecerdasan intelektual berarti ini menyangkut kemampuan berpikir dan belajar seseorang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kecerdasan intelektual memiliki tiga aspek yakni, kemampuan pemecahan masalah, inteligensi praktis, dan intelegensi verbal.
Kecerdasan intelektual ada apa saja?
Untuk mengetahui kecerdasan intelektual atau IQ seseorang, diperlukan rangkaian tes terstandar. Ada tes yang khusus untuk orang dewasa tapi kebanyakan digunakan untuk mengetahui IQ anak-anak.
Melansir dari Very Well Mind, umumnya tes IQ menggunakan Cognitive Assessment System, Kaufman Assessment Battery for Children, Stanford-Binet Intelligence Scale, Universal Nonverbal Intelligence Test, Wechsler Adult Intelligence Scale, Wechsler Intelligence Scale for Children dan Woodcock-Johnson Tests of Cognitive Abilities.
Tes mana yang hasilnya lebih akurat? Sebenarnya tak ada konsensus soal ini. Penyelenggara tes seperti perusahaan atau sekolah memilih tes sesuai kebutuhan atau kemampuan apa yang ingin diukur.
Dengan mengikuti tes IQ, kamu akan mendapat skor yang masuk klasifikasi IQ tertentu. Beda jenis tes, beda pula klasifikasi skor dan interpretasinya.
Jika kamu mengikuti tes IQ dari Wechsler, maka berikut klasifikasinya.
- Skor 130 ke atas: Jenius atau sangat superior (very superior)
- Skor 120-129: Superior
- Skor 110-119: Rata-rata tinggi (high average)
- Skor 90-109: Rata-rata (average)
- Skor 80-89: Rata-rata rendah (low average)
- Skor 70-79: Ambang batas (borderline)
- Skor 69 ke bawah: Disabilitas intelektual (intellectual disability)
Di banyak kasus, skor IQ di bawah 70 mengindikasikan tingkat IQ rendah, sedangkan skor 140 ke atas termasuk IQ tinggi.
Dulu, skor di bawah 70 dijadikan penanda bahwa seseorang mengalami disabilitas intelektual. Namun, kini hasil tes IQ tidak jadi patokan utama untuk menentukan hal tersebut. Diagnosis disabilitas intelektual perlu mempertimbangkan berbagai faktor.
Kecerdasan intelektual ada apa saja? Hasil tes akan menentukan kamu masuk ke dalam kategori mana. Namun hasil tes IQ tidak bisa dijadikan elemen utama kecerdasan seseorang.
Selain kecerdasan intelektual, intelegensi ada kategori lain seperti, kecerdasan emosional (emotional quotient), kecerdasan spiritual (spiritual quotient), kecerdasan menghadapi kesulitan dan tantangan (adversity quotient), kecerdasan kreativitas (creativity quotient), dan kecerdasan spiritual emosional (emotional spiritual quotient).
(els) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
