Pilah-pilih Waktu Terbaik Makan Camilan Manis, Kapan Itu?
Camilan manis sebenarnya tak perlu sepenuhnya dihindari. Tak ada salahnya jika kamu ingin menikmati camilan manis sesekali. Namun, perhatikan waktu konsumsinya.
Seturut namanya saja, camilan manis jelas tinggi kandungan gula. Kandungan ini membuat banyak makanan dan minuman jadi terasa lebih manis dan menggiurkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya saja, gula kini dianggap bak 'musuh masyarakat'. Gula juga disebut-sebut sebagai biang kerok dari banyak penyakit kronis, seperti diabetes yang bisa berujung komplikasi penyakit jantung.
Padahal, sebenarnya gula sah-sah saja dikonsumsi. Toh, tubuh membutuhkan energi yang didapat dari asupan gula. Namun, kamu perlu memperhatikan beberapa hal sebelum mengonsumsi makanan/minuman bergula, salah satunya adalah waktu konsumsi.
Waktu terbaik menikmati camilan manis
Waktu konsumsi ternyata berpengaruh terhadap efek lonjakan gula darah yang disebabkan oleh konsumsi makanan/minuman manis.
Secara umum, waktu terbaik untuk mengonsumsi makanan/minuman manis adalah pada pagi hari atau paruh pertama hari. Idealnya, makanan/minuman manis dikonsumsi setelah kamu mendapatkan makan besar dengan menu bergizi seimbang.
"Idealnya, [makan camilan manis sebaiknya dilakukan] di pagi hingga sore hari setelah makan, tapi jangan di malam hari," ujar ahli gizi Maya Feller, mengutip Huff Post.
Salah satu alasannya adalah aktivitas fisik yang dilakukan sepanjang hari. Pada pagi hingga sore hari, seseorang biasanya masih sibuk beraktivitas, baik itu mengurus rumah atau bekerja. Hal tersebut memungkinkan tubuh untuk terus bergerak.
"Jika kamu hanya berbaring dan tidak bergerak, kamu tak bisa memberikan bantuan yang dibutuhkan insulin," ujar Feller. Sementara insulin dibutuhkan untuk mengubah gula menjadi energi yang dibutuhkan tubuh.
Mengutip Very Well Health, hal itu juga dibuktikan oleh sebuah studi kecil. Studi ini menemukan, konsumsi cake pada malam hari dapat memicu lonjakan gula darah dibandingkan konsumsi makanan yang sama di siang hari.
Selain itu, sensitivitas insulin juga dapat menurun sepanjang hari dan mencapai titik terendahnya sebelum tidur. Beberapa studi menunjukkan, sensitivitas insulin mencapai puncaknya di pagi hari dan secara bertahap mengalami penurunan.
Jika konsumsi gula dilakukan berlebihan atau dilakukan pada malam hari, maka tubuh tidak dapat memprosesnya dengan benar. Sistem tubuh, lanjut dia, akan kewalahan dan tak mampu menyerapnya dengan baik hingga mengakibatkan gula darah tinggi.
Konsumsi makanan manis bersamaan dengan makanan utama
Selain itu, kamu juga disarankan mengonsumsi makanan manis bersamaan dengan makanan utama yang lebih padat gizi. Konsumsi camilan manis saat perut sudah kosong dapat memicu lonjakan gula darah yang signifikan.
Nah, untuk mencegah lonjakan gula darah, kamu dianjurkan untuk mengonsumsi makanan manis bersamaan dengan makanan atau camilan lain yang padat gizi.
Makanan kaya serat dan protein, misalnya, yang dipercaya dapat memperlambat pencernaan dan penyerapan gula hingga mengontrol lonjakan gula darah.
Hal tersebut dibuktikan dalam sebuah penelitian yang menemukan, konsumsi gula sepuluh menit setelah mengonsumsi makanan kaya protein dan serat dapat membantu mengurangi kadar gula darah setelah makan.
(asr) Add
as a preferred source on Google

