Asal-usul April Mop, Hari Saling Lempar 'Prank' yang Menghibur
Orang-orang di berbagai belahan dunia merayakan April Mop setiap 1 April. Di momen ini, orang saling melempar lelucon atau 'prank' tanpa bermaksud menyakiti melainkan untuk menghibur. Seperti apa asal-usul April Mop?
Hari ini, Rabu (1/4), dirayakan sebagai April Mop atau April Fools' Day. Setiap 1 April, banyak orang saling mengerjai dengan candaan kepada teman, keluarga, hingga rekan kerja. Jika berhasil, pelaku biasanya mengakhiri aksinya dengan seruan "April Mop!" sebagai penanda bahwa hal itu hanyalah candaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski telah dirayakan selama berabad-abad, asal-usul April Mop belum diketahui secara pasti. Namun, sejumlah teori mencoba menjelaskan bagaimana tradisi ini bermula.
Dilansir dari Indian Express, salah satu teori yang cukup populer berkaitan dengan perubahan kalender pada abad ke-16. Saat itu, Paus Gregorius XIII memperkenalkan kalender Gregorian pada 1592 dan menetapkan Tahun Baru dirayakan pada 1 Januari, bukan lagi di akhir Maret seperti sebelumnya.
Perubahan ini tidak langsung diterima oleh semua orang. Sebagian masyarakat masih merayakan Tahun Baru di akhir Maret hingga 1 April, sehingga mereka kerap menjadi bahan ejekan dan dijuluki sebagai 'orang bodoh April'.
Sementara itu, mengutip Britannica, April Mop juga kerap dikaitkan dengan perayaan kuno seperti festival Hilaria di Roma pada 25 Maret, serta fenomena ekuinoks musim semi yang menghadirkan perubahan cuaca tak menentu.
Perubahan cuaca yang tiba-tiba ini dianggap membuat orang mudah tertipu yang kemudian berkembang menjadi simbol hari penuh keisengan.
Tradisi unik di berbagai negara
Seiring waktu, April Mop berkembang dengan berbagai tradisi khas di tiap negara. Di Prancis, orang yang berhasil ditipu disebut poisson d'avril atau ikan April. Istilah ini merujuk pada ikan muda yang mudah ditangkap. Anak-anak biasanya menempelkan gambar ikan di punggung teman tanpa disadari.
Di Skotlandia, April Mop dikenal sebagai Gowkie Day, yang berarti hari orang bodoh. Tradisinya bahkan bisa berlangsung hingga dua hari, termasuk aksi menempelkan tanda 'kick me' di punggung orang lain. Umumnya, perayaan April Mop di berbagai negara memiliki kesamaan yakni, memberi ruang untuk bercanda dan saling mengerjai dalam batas yang wajar.
Ilustrasi. Sejumlah negara punya tradisi April Mop yang unik. Meski berbeda-beda, tapi semua 'prank' masih dalam batas wajar. (iStockphoto/mediaphotos) |
Tak hanya individu, media besar dunia juga pernah ikut meramaikan April Mop dengan lelucon yang cukup meyakinkan. Salah satu yang paling terkenal adalah laporan BBC pada 1957 tentang panen spageti di Swiss. Tayangan tersebut memperlihatkan orang-orang memetik spageti dari pohon dan sempat membuat banyak penonton percaya.
Contoh lainnya, pada 1996, restoran Taco Bell mengumumkan telah membeli Liberty Bell, ikon bersejarah Amerika Serikat dan mengganti namanya menjadi Taco Liberty Bell. Lelucon ini sempat memicu kehebohan sebelum akhirnya diklarifikasi.
Meski identik dengan humor, April Mop tetap perlu dirayakan dengan bijak. Lelucon yang berlebihan atau menyinggung dapat berdampak negatif, terutama di era digital ketika informasi menyebar dengan sangat cepat.
(anm/els) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

Ilustrasi. Sejumlah negara punya tradisi April Mop yang unik. Meski berbeda-beda, tapi semua 'prank' masih dalam batas wajar. (iStockphoto/mediaphotos)