Doa Ziarah Kubur saat Idul Fitri Lengkap Bacaan Arab, Latin, Artinya

CNN Indonesia
Sabtu, 21 Mar 2026 08:20 WIB
Ziarah kubur kerap dilakukan setelah sholat Id atau saat momen mudik ke kampung halaman. Simak urutan doa ziarah kubur Idul Fitri berikut.
Ilustrasi. Ziarah kubur kerap dilakukan setelah sholat Id atau saat momen mudik ke kampung halaman. Simak urutan doa ziarah kubur Idul Fitri berikut. (ANTARA FOTO/Yudi Manar)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Ziarah kubur atau nyekar merupakan tradisi yang masih kuat dilakukan masyarakat Muslim di Indonesia saat Idul Fitri. Ketika melakukannya, umat Islam membaca doa ziarah kubur sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi keluarga yang telah wafat.

Simak urutan doa ziarah kubur Idul Fitri lengkap dalam Arab, latin, dan terjemahannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tradisi ziarah kubur kerap dilakukan setelah sholat Id atau saat momen mudik ke kampung halaman. Selain menjadi budaya yang mengakar, ziarah kubur juga memiliki nilai spiritual yang mendalam.

Tujuannya bukan sekadar mengunjungi makam, tetapi juga mendoakan ahli kubur agar mendapatkan ampunan dan rahmat dari Allah SWT. Membaca doa ziarah kubur idul fitri menjadi bagian utama dari rangkaian ibadah tersebut.

Rasulullah SAW bahkan menganjurkan umatnya untuk berziarah kubur sebagaimana hadis berikut:


كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ أَلَا فَزُورُوهَا، فَإِنَّهُ يُرِقُّ الْقَلْبَ، وَتُدْمِعُ الْعَيْنَ، وَتُذَكِّرُ الْآخِرَةَ، وَلَا تَقُولُوا هُجْرً

Artinya: "Dahulu saya melarang kalian berziarah kubur, tapi (sekarang) berziarahlah kalian, sesungguhnya ziarah kubur dapat melunakkan hati, menitikkan (air) mata, mengingatkan pada akhirat, dan janganlah kalian berkata buruk (pada saat ziarah)." (HR Hakim).

Meski tidak ada dalil khusus yang mewajibkan ziarah pada hari Idul Fitri, amalan ini tetap diperbolehkan dan menjadi sarana mempererat hubungan batin antara yang hidup dan yang telah wafat.


Doa ziarah kubur Idul Fitri

Dilansir dari NU Online, berikut urutan bacaan doa ziarah kubur saat Idul Fitri yang dapat diamalkan lengkap dengan Arab, latin, dan terjemahannya.


1. Mengucapkan salam kepada ahli kubur

السَّلامُ على أهْلِ الدّيارِ مِنَ المُؤْمنينَ وَالمُسْلمينَ وَيَرْحَمُ اللَّهُ المُسْتَقْدِمِينَ مِنْكُمْ وَمِنَّا وَالمُسْتأخِرِين وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّه بِكُمْ لاحِقُونَ


Assalâmu 'alâ ahlid diyâr minal mu'minîna wal muslimîn yarhamukumuLlâhul-mustaqdimîn minkum wa minnâ wal musta'khirîn, wa wa innâ insyâ-Allâhu bikum lâhiqûn.


Artinya: "Assalamualaikum, hai para mukmin dan muslim yang bersemayam dalam kubur. Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada mereka yang telah mendahului dan yang akan menyusul kalian dan kami. Sesungguhnya kami insyaAllah akan menyusul kalian."


2. Membaca istighfar


أَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ اَلَّذِي لآ إِلَهَ إِلَّا هُوَ اْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ


Astaghfirullah Hal Adzim Alladzi La ilaha Illa Huwal Hayyul Qoyyumu Wa atubu Ilaihi.

Artinya: "Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya."


3. Membaca kalimat tahlil


لَا إِلَهَ إِلَّا اللهَ

Laailaaha Illallah

Artinya : "Tiada Tuhan selain Allah."


4. Membaca doa untuk ahli kubur


اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الذُّنُوبِ والْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ
الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّار, وَافْسَحْ لَهُ فِي قَبْرِهِ، ونَوِّرْ لَهُ فِيهِ


Allahummaghfìrlahu war hamhu wa 'aafìhìì wa'fu anhu, wa akrìm nuzuulahu wawassì' madholahu, waghsìlhu bìl maa'ì watssaljì walbaradì, wa naqqìhì, mìnaddzzunubì wal khathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu mìnad danasì.
Wabdìlhu daaran khaìran mìn daarìhì wa zaujan khaìran mìn zaujìhì. Wa adkhìlhul jannata wa aìdzhu mìn adzabìl qabrì wa mìn adzabìnnaarì wafsah lahu fì qabrìhì wa nawwìr lahu fìhì.

Artinya: "Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskan tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau membersihkan pakaian putih dari kotoran.
Gantikanlah rumah yang lebih baik baginya, pasangan yang lebih baik, masukkanlah ia ke surga, lindungilah dari azab kubur dan azab neraka, lapangkan kuburnya serta terangilah di dalamnya." (HR Muslim).

Melalui rangkaian doa ziarah kubur idul fitri, umat Islam tidak hanya mendoakan orang yang telah wafat, tetapi juga mengambil pelajaran berharga tentang kehidupan.

Ziarah kubur mengingatkan bahwa setiap manusia akan kembali kepada Allah SWT sehingga penting untuk memperbaiki amal dan memperkuat iman.

(gas/fef) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]