Pajak Turis di Barcelona Naik 2 Kali Lipat

CNN Indonesia
Rabu, 11 Mar 2026 20:15 WIB
Salah satu kota populer di Spanyol yang paling banyak dikunjungi wisatawan, Barcelona, resmi menaikkan pajak turis mulai April 2026 sebanyak dua kali lipat.
Pantai di Barcelona yang ramai dikunjungi turis ketika musim liburan. (AFP/PAU BARRENA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Salah satu kota populer di Spanyol yang paling banyak dikunjungi wisatawan, Barcelona, resmi menaikkan pajak turis mulai April 2026. Pajak yang dinaikkan dua kali lipat ini, akan digunakan untuk mengurai ledakan kunjungan wisatawan dan membiayai hunian warga.

Barcelona tengah mengalami krisis perumahan (hunian). Harga properti seperti rumah dan apartemen melonjak tajam karena mempertimbangkan harga sewa turis, ini membuat warga lokal kewalahan.

Melansir Time Out, pada akhir tahun 2024, bahkan pemerintah kota Barcelona mengumumkan rencana untuk melarang semua apartemen disewa untuk liburan turis pada tahun 2028. Selain krisis perumahan, Barcelona juga menghadapi tantangan kelebihan wisatawan karena menjadi destinasi favorit di Spanyol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk mengatasi sejumlah permasalahan tersebut, pemerintah Barcelona terapkan aturan baru dengan menaikkan pajak wisatawan. Travel Tomorrow melaporkan, wturis asing di Barcelona harus membayar dua kali lipat pajak turis untuk menginap selama satu malam.

Kebijakan baru ini akan diterapkan mulai April 2026. Tujuan dari dirilisnya kebijakan ini juga untuk mengurangi jumlah kunjungan masuk wisatawan yang dikhawatirkan akan membludak ketika musim panas (high season).

Di bawah aturan baru ini, akan ada pungutan atau pajak tambahan untuk menginap atau menyewa jangka pendek apartemen. Jika dulu pajak turis untuk sewa akomodasi sebesar 6,25 euro atau sekitar Rp122 ribu per malam, kini pajaknya naik menjadi 12,50 euro atau sekitar Rp245 ribu per malam.

Pajak untuk sewa apartemen ini cukup membuat banyak turis kecewa, tetapi pajak turis untuk menginap di hotel jauh lebih tinggi lagi.

Awalnya, pajak turis menginap di hotel sebesar 5-7,50 euro atau sekitar Rp98-147 ribu per malam, tergantung dengan bintang hotel tersebut. Sekarang, pajak turis untuk sewa hotel naik hingga 10-15 euro, atau sekitar Rp196-294 ribu per malam.

Biaya pajak turis ini dikenakan di luar harga sewa akomodasi. Sedangkan turis yang menginap di kapal pesiar, pajaknya sudah ditetapkan sebesar 6 euro atau sekitar Rp117 ribu per malam.

Di samping itu, jumlah kunjungan wisatawan di Barcelona pada tahun 2025 mencapai 15,8 juta orang. Menunjukkan besarnya minat wisatawan ke kota ini, tetapi juga berkontribusi besar terhadap ketegangan yang terjadi di masyarakat khususnya karena mahalnya biaya hunian.

Dengan menaikkan pajak turis tersebut, dana yang dihasilkan akan diinvestasikan untuk pembangunan kota. Diperkirakan akan terkumpul dana sebesar 100 juta euro atau sekitar Rp1,9 triliun

Dana tersebut dialokasikan untuk meningkatkan transportasi umum, keamanan, hingga inisiatif keberlanjutan seperti memperbaiki lingkungan yang sering rusak akibat kunjungan wisatawan.

(ana/wiw)


[Gambas:Video CNN]