Perlukah Kurma Dicuci Sebelum Dimakan? Ini Penjelasannya

CNN Indonesia
Senin, 09 Mar 2026 09:45 WIB
Kurma sering dimakan langsung dari kemasan. Namun, apakah sebenarnya perlu dicuci sebelum dikonsumsi? Simak cara aman membersihkannya.
Ilustrasi. Kurma boleh dicuci sebelum dikonsumsi, agar lebih higienis. (iStockphoto/Tuned_In)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Kurma menjadi salah satu buah yang paling banyak dikonsumsi, terutama saat bulan Ramadhan. Banyak orang menjadikannya menu pertama saat berbuka puasa karena praktis, manis alami, dan mudah disantap tanpa perlu diolah terlebih dahulu.

Tak sedikit orang langsung memakan kurma dari kemasannya. Namun, sebagian lainnya memilih mencucinya terlebih dahulu agar terasa lebih bersih dan aman.

Lantas, sebenarnya perlukah kurma dicuci sebelum dimakan?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengutip Saudi Gazette, Otoritas Pangan dan Obat Arab Saudi atau Saudi Food and Drug Authority (SFDA) menyarankan agar kurma dicuci terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi kemungkinan adanya sisa pestisida, bahan kimia, maupun kotoran yang menempel pada permukaan buah.

SFDA menjelaskan bahwa kurma berpotensi terkontaminasi oleh berbagai hal, seperti residu bahan kimia, logam berat, benda asing, hingga mikroorganisme seperti ragi dan jamur. Karena itu, mencuci kurma sebelum dimakan dapat membantu menurunkan risiko kontaminasi tersebut.

Meski demikian, proses mencuci kurma juga perlu dilakukan dengan cara yang tepat. Jika tidak, kurma justru bisa menyerap terlalu banyak air, lebih cepat rusak, atau bahkan kehilangan sebagian nutrisinya.

Cara mencuci kurma yang benar

Agar tetap aman dan tidak merusak tekstur buah, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan saat mencuci kurma, melansir berbagai sumber:

1. Periksa kondisi kurma terlebih dahulu

Sebelum dicuci, periksa kondisi kurma. Pisahkan kurma yang tampak rusak, terlalu lembek, berjamur, atau memiliki bau asam. Kurma yang sudah rusak sebaiknya tidak dikonsumsi.

2. Gunakan saringan atau colander

Letakkan kurma di dalam saringan sebelum dicuci. Hindari merendam kurma langsung di dalam mangkuk berisi air karena dapat membuatnya terlalu basah dan mudah rusak.

3. Bilas dengan air mengalir

Cuci kurma di bawah air mengalir selama sekitar 10-20 detik. Cara ini membantu membersihkan debu, kotoran, atau partikel yang menempel di permukaannya.

4. Gosok perlahan permukaannya

Saat membilas, gosok perlahan permukaan kurma menggunakan jari untuk membantu menghilangkan debu atau residu. Hindari menggosok terlalu keras, terutama pada jenis kurma yang lembut atau basah.

5. Rendam sebentar jika diperlukan

Jika kurma dibeli dari pasar terbuka dan kemungkinan sering disentuh banyak orang, kurma dapat direndam sebentar dalam campuran air dan sedikit cuka. Perendaman cukup dilakukan selama sekitar 30-60 detik, lalu bilas kembali dengan air bersih.

6. Keringkan kurma dengan baik

Setelah dicuci, kurma perlu dikeringkan agar tidak cepat rusak. Letakkan kurma di atas tisu dapur atau kain bersih, lalu tepuk perlahan hingga airnya terserap.

Kurma juga bisa dibiarkan mengering secara alami selama sekitar 20-40 menit. Proses ini penting karena kurma yang masih lembap lebih rentan berjamur atau mengalami fermentasi.

Cara mencuci kurma juga bisa disesuaikan dengan jenisnya. Kurma yang bertekstur keras atau semi-kering umumnya lebih tahan terhadap proses pencucian. Sebaliknya, kurma yang basah dan lembek, seperti beberapa varietas kurma segar, sebaiknya dicuci dengan lebih hati-hati agar tidak mudah hancur.

Selain mencucinya dengan benar, cara penyimpanan juga berperan penting untuk menjaga kualitas kurma. Buah ini dapat disimpan di dalam lemari es selama beberapa minggu, bahkan hingga beberapa bulan untuk jenis tertentu jika dikemas dengan baik.

(anm/tis)


[Gambas:Video CNN]