Hati-hati Efek Samping Gel Manicure, Ini Caranya Biar Tetap Aman
Kuteks gel atau gel manicure banyak digemari guna memperindah tampilan kuku. Rupanya menggunakan gel manicure terlalu sering bisa memicu sejumlah efek samping. Berikut caranya biar kuku tetap cantik tapi aman.
Ragam hias kuku mampu menggoda orang untuk mencoba gaya gel manicure terbaru. Tak bisa dimungkiri, kuku yang indah turut menunjang penampilan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gonta-ganti gel manicure pun dilakoni. Padahal diam-diam ada efek samping dari penggunaan gel manicure.
Efek samping gel manicure
Sebagian orang lebih memilih kuteks gel ketimbang kuteks biasa untuk menghias kuku. g meski proses pengeringannya memerlukan sinar ultraviolet.
Akan tetapi, kamu pun perlu menghadapi beberapa konsekuensi penggunaan gel manicure atau kuteks gel.
1. Paparan ultraviolet
Proses pengeringan kuteks gel melibatkan sinar ultraviolet. Sekali dua kali mungkin tak masalah terkena paparan ultraviolet. Namun saat terlalu sering, tentu bisa menimbulkan masalah.
"Kita sudah mendapatkan paparan UV secara teratur saat memegang kemudi saat mengemudi. Menambahkan paparan UV kumulatif yang terjadi selama proses pengeringan manikur gel meningkatkan kerusakan kulit dan risiko yang disebabkan oleh UV," kata dokter kulit Chey Ranasinghe melansir dari Cleveland Clinic.
2. Kerusakan pada kulit dan kuku
Meski prosesnya tidak melibatkan sinar ultraviolet, bukan berarti gel manicure tetap aman. Ada begitu banyak bahan kimia pada kuteks gel yang dapat merusak kulit dan kuku.
Kuteks gel mengandung akrilat dan metakrilat yang dapat memicu reaksi alergi seperti ruam dan gatal-gatal.
Ilustrasi. Gel manicure bisa merusak kuku apalagi saat proses pembersihannya tidak benar. (Freepik.com/kamranaydinov) |
Kemudian menghapus kuteks gel, jika tidak dilakukan dengan hati-hati, dapat memicu kerusakan kuku. Umumnya kerusakan berupa kuku retak dan mengelupas.
Selain itu, kuku dapat menjadi kering dan kasar terutama saat tidak ada jeda setelah mengecat kuku.
Tips manicure gel yang aman
Kadang manicure gel memang jadi solusi apalagi untuk momen spesial. Berikut beberapa tips agar kuku tetap aman meski memakai gel manicure.
1. Jangan sering-sering
Tidak perlu mengecat kuku menggunakan kuteks gel terlalu sering dan berikan jeda atau istirahat. Ranasinghe menyarankan untuk mengecat kuku beberapa kali dalam setahun.
2. Pakai sunscreen
Sebelum proses pengecatan, oleskan tabir surya pada tangan. Sebagian studio kuku tidak menyediakan tabir surya sehingga kamu perlu menyiapkan sendiri.
Tabir surya paling tidak mengandung SPF 30 atau lebih tinggi. Tabir surya paling baik jenis mineral yang bekerja dengan memberikan penghalang fisik.
3. Jangan hilangkan kutikula
Ilustrasi. Ahli mengingatkan untuk tidak menghilangkan kutikula. Kutikula berfungsi menghalangi kuman penyebab infeksi. (freepik.com/freepik |
Kutikula jarang terlihat cantik tapi kulit bening di bagian bawah kuku ini memiliki fungsi penting.
"Kutikula Anda adalah penghalang alami tubuh Anda untuk melindungi kuku Anda dari infeksi jadi jangan dihilangkan," kata Ranasinghe.
Memotong atau mendorong kutikula sangat tidak disarankan. Sebaliknya, rawat kutikula dengan menggunakan pelembap setiap hari.
4. Lepas kuteks gel dengan benar
Melepas kuteks gel harus meminta bantuan ahli manicure. Melepasnya sendiri hanya akan membuat kuku rusak. Kemudian berikan kuku waktu untuk istirahat, bukan langsung dicat lagi.
(els)[Gambas:Video CNN]

Ilustrasi. Gel manicure bisa merusak kuku apalagi saat proses pembersihannya tidak benar. (Freepik.com/kamranaydinov)
Ilustrasi. Ahli mengingatkan untuk tidak menghilangkan kutikula. Kutikula berfungsi menghalangi kuman penyebab infeksi. (freepik.com/freepik