Turis Nyasar Pesan Makan di Acara Pemakaman, Disangka Street Food

CNN Indonesia
Kamis, 05 Feb 2026 17:00 WIB
Posisi acara pemakaman di Thailand ini dekat dengan pasar malam yang meriah dan turis asing yang melihat mengira itu street food, karena ramai orang.
Ilustrasi turis asing di Thailand. AFP/JACK TAYLOR)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sekelompok turis asing di Thailand dengan perut lapar mengunjungi sebuah tempat yang terlihat ramai, lalu berniat untuk memesan makanan. Sekilas tampak tak ada yang salah, karena mereka menyangka tempat yang ramai itu adalah tempat street food.

Namun, sekelompok turis asing itu ternyata salah. Ramainya di lokasi tersebut karena terdapat sebuah acara pemakaman.

Tempat itu berada di Distrik Khanom, Provinsi Nakhon Si Thammarat, Thailand. Posisi pemakaman ini dekat dengan pasar malam yang meriah, jika bukan warga lokal, wajar bila terkecoh dan salah mengira.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terlebih lagi, sesuai tradisi di Negeri Gajah Putih, ketika ada yang meninggal dunia, maka keluarga almarhum akan menyediakan makanan dan minuman untuk para pelayat di upacara pemakaman. Ini merupakan bentuk terima kasih kepada para tamu atas nama mendiang.

Sebuah video viral di Facebook, memperlihatkan sekelompok turis yang nyasar ke acara pemakaman karena mereka mengira itu adalah tempat makan. Video ini diunggah oleh anggota keluarga yang berduka, melalui akun bernama Charantorn Chareomkiad pada Sabtu (31/1), seperti dilansir VN Express.

Dalam klip yang dibagikan tersebut, terlihat sebuah acara pemakaman yang ramai, dengan meja dan kursi yang beraturan. Meja ini disediakan oleh keluarga mendiang untuk para tamu yang datang melayat. Kemudian, terlihat dua orang pria asing menghampiri tempat tersebut.

Mereka bukan anggota keluarga, kerabat, atau kenalan dari almarhum, melainkan turis yang diduga berasal dari Barat. Dengan santai kelompok turis itu duduk di salah satu meja.

Keluarga almarhum sudah menduga bahwa turis ini salah sangka, sehingga ada seorang wanita yang menghampiri mereka untuk menawarkan air minum.

Charantorn yang merekam adegan itu terdengar jahil di balik kamera. Ia tertawa ketika melihat wanita yang merupakan kerabatnya terus menjamu tamu tak dikenal tersebut. Lucunya lagi, para turis itu juga masih belum curiga.

"Mari kita tanyakan pada mereka, apakah mereka pikir ini adalah prasmanan?" canda Charantorn dengan geli.

Setelah diberitahu bahwa ini bukan lokasi street food, melainkan sebuah pemakaman, kedua turis itu terkejut bukan main. Mereka kemudian meminta maaf karena sudah mengganggu dan mungkin terkesan tidak sopan.

Keluarga yang berduka, justru memaklumi turis yang nyasar tersebut, bahkan menyambutnya dengan ramah. Kedua pria itu bertanya apakah mereka tetap diizinkan berada di sana, tanpa ragu pihak tuan rumah menyetujuinya.

Keluarga itu kemudian menjamu turis itu dengan makanan dan minuman. Beberapa sajian dihidangkan, termasuk Thai Tea dan kue tradisional. Keesokan harinya, kejadian dan kesalahpahaman yang sama justru terulang lagi.

Kali ini, tiga bersaudara yang datang dari Belanda nyasar ke pemakaman keluarga itu. Mereka juga mengira bahwa tempat itu street food di sekitar pasar malam, dan tak menyadari sedang ada acara berkabung.

Setelah melihat banyak orang yang memenuhi meja dan menyantap makanan, kelompok turis itu kemudian ikut duduk di salah satu meja. Bahkan tiga turis ini mencoba memesan minuman dan koktail dingin. Setelah diberitahu yang sebenarnya, seperti turis sebelumnya, reaksi mereka langsung terkejut.

Namun, tuan rumah lagi-lagi menjamu turis yang nyasar. Kelompok turis itu disambut hangat dengan lima piring dan mangkuk penuh berisi makanan, termasuk kari yang lezat. Sementara Charantorn, kembali membuat postingan di Facebook untuk menceritakan kejadian ini.

"Orang asing datang lagi, haha. Ini adalah pemakaman! Mereka bertanya apakah ini sebuah restoran. Bagaimanapun, kami menyajikan makanan untuk mereka. Lalu mereka terkejut dan senang," tulisnya.

(ana/wiw)


[Gambas:Video CNN]