Legenda Mode Italia, Valentino Garavani Wafat di Usia 93 Tahun

CNN Indonesia
Selasa, 20 Jan 2026 06:45 WIB
Desainer legendaris Valentino Garavani meninggal dunia di usia 93 tahun, meninggalkan warisan abadi di dunia mode internasional.
Ilustrasi. Dunia fashion berduka, Valentino Garavani meninggal dunia. (iStockphoto/RealPeopleGroup)
Jakarta, CNN Indonesia --

Desainer legendaris asal Italia, Valentino Garavani, meninggal dunia pada usia 93 tahun. Pendiri rumah mode Valentino itu mengembuskan napas terakhir di kediamannya di Roma, dikelilingi orang-orang terkasih.

Kabar duka tersebut disampaikan melalui unggahan di akun Instagram pribadi Valentino dan yayasannya pada 19 Januari waktu setempat. Dalam pernyataan itu disebutkan bahwa prosesi penghormatan terakhir akan digelar di Piazza Mignanelli, Roma, sebelum pemakaman berlangsung di Basilika Santa Maria degli Angeli e dei Martiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir People, ucapan duka mengalir dari berbagai tokoh industri mode dunia. Pierpaolo Piccioli, mantan direktur kreatif Valentino, menuliskan emoji hati patah sebagai bentuk kehilangan.

Sepanjang kariernya, Valentino dikenal sebagai desainer favorit banyak selebritas papan atas, mulai dari Jennifer Aniston, Gwyneth Paltrow, Nicole Kidman, hingga Anne Hathaway.

Valentino lahir dengan nama lengkap Valentino Clemente Ludovico Garavani pada 11 Mei 1932 di Voghera, Italia. Ia menimba ilmu mode di École des Beaux-Arts dan Chambre Syndicale de la Couture Parisienne di Paris, sebelum menjalani magang bersama nama besar seperti Jacques Fath dan Balenciaga.

Setelah bekerja untuk Jean Dessès dan Guy Laroche, ia kembali ke Italia dan mendirikan rumah mode di Roma.

Titik balik karier Valentino datang ketika Jacqueline Kennedy membeli dan mengenakan enam rancangannya setelah wafatnya Presiden John F. Kennedy. Jackie bahkan memilih gaun Valentino untuk pernikahannya dengan Aristotle Onassis.

Sejak saat itu, nama Valentino kian melambung sebagai simbol keanggunan dan kemewahan, identik dengan gaun merah ikonis yang dikenal sebagai Valentino red.

"Aku tahu apa yang diinginkan perempuan. Mereka ingin tampil cantik," ujar Valentino dalam film dokumenter Valentino: The Last Emperor (2008), yang merekam dua tahun terakhir kariernya.

Dokumenter tersebut juga menampilkan sejumlah selebritas serta enam anjing pug kesayangannya. Selain dunia mode, Valentino sempat mencuri perhatian publik lewat kemunculannya sebagai diri sendiri dalam film The Devil Wears Prada (2006).

Ia resmi mengumumkan pensiun pada 2007. "Saya ingin meninggalkan pesta saat pestanya masih meriah," katanya kala itu.

Peragaan busana haute couture terakhir Valentino digelar pada Januari 2008 di Musée Rodin, Paris. Momen tersebut menjadi peristiwa emosional bagi para tamu undangan. "Saya menangis, rasanya sangat bersejarah," ujar Blake Lively.

Sementara Uma Thurman menyebut Valentino sebagai salah satu desainer paling elegan sepanjang masa.

Atas kontribusinya selama puluhan tahun, Valentino menerima berbagai penghargaan bergengsi, termasuk Chevalier de la Légion d'honneur dari pemerintah Prancis dan sejumlah penghargaan seni mode internasional lainnya.

Sebelum wafat, Valentino menjalani hidup bersama pasangannya, Bruce Hoeksema, sejak 1982. Kepergiannya menandai berakhirnya satu era besar dalam sejarah mode dunia, namun karya dan visinya akan terus hidup sebagai inspirasi lintas generasi.

(tis/tis)


[Gambas:Video CNN]