Pria 38 Tahun Ini Tak Sadar 'Pelihara' Kecoak di Ususnya, Kok Bisa?

CNN Indonesia
Senin, 03 Agu 2026 18:45 WIB
Seekor kecoak ditemukan di usus pria 38 tahun di Meksiko. Para dokter yang memeriksanya pun menuliskan pengalaman aneh ini dalam artikel jurnal.
Ilustrasi. Seekor kecoak ditemukan di usus pria 38 tahun di Meksiko. Para dokter yang memeriksanya pun menuliskan pengalaman aneh ini dalam artikel jurnal. (iStockphoto/EyeEm Mobile GmbH)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang pria berusia 38 tahun di Meksiko tanpa disadari 'memelihara' seekor kecoak di dalam ususnya. Hal ini baru diketahui ketika ia menjalani prosedur kolonoskopi.

Kisah ini diceritakan di dalam sebuah studi oleh J. Rodríguez-Castellot dan P. Alonso-Castellano yang dipublikasi di Mexican Journal of Gastroenterology pada Desember 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Judul artikel di jurnal ilmiah tersebut pun sangat menunjukkan keterkejutan para dokter yang menulisnya. Alih-alih membuat judul kaku khas studi ilmiah, mereka membuat judul cukup bombastis dengan tanda seru, "An unusual finding during a colonoscopy: A cockroach! (Temuan yang tidak biasa selama kolonoskopi: Seekor kecoa!)."

Tak hanya para dokter yang kaget, sang pasien yang berusia 38 tahun tersebut juga ikut terkejut.

"Ketika pasien terbangun dari sedasi, ia diberitahu tentang temuan tersebut," kata para penulis, seperti dilansir IFLScience.

"Reaksinya adalah keheranan, dan ia tidak mengerti bagaimana serangga itu bisa sampai di sana," kata para penulis lagi.

Terkait kolonoskopi, mengutip Cleveland Clinic, ini merupakan prosedur pemeriksaan usus besar yang juga melibatkan rektum dan anus.

Caranya dengan memasukkan kamera kecil dan fleksibel ke dalam anus seseorang. Melalui prosedur ini, dokter dapat melihat dengan jelas usus besar pasien yang terdiri dari kolon dan rektum.

Biasanya, prosedur ini dilakukan untuk mendeteksi keberadaan polip, tumor, hingga lokasi penyakit usus. Namun para peneliti mencatat, "Saat melakukan kolonoskopi, kita harus siap untuk apa pun."

Kesiapan itu termasuk dalam menemukan kecoak di dalam usus besar pasien. Awalnya pasien tersebut menjalani prosedur kolonoskopi dengan tujuan menyingkirkan kemungkinan penyakit radang. Ia dibius sebelum menjalani prosedur.

Kecoak ditemukan ketika kamera para dokter mencapai katup ileosekal. Ini merupakan katup yang menghubungkan usus kecil ke usus besar. Di sana, mereka menemukan sesuatu yang aneh.

Pada lapisan usus pasien yang berwarna merah muda tersebut, terdapat seekor kecoak. Para dokter pun langsung mengeluarkan 'hewan peliharaan' sang pasien dari sana menggunakan Roth Net retrieval basket.

Ini merupakan perangkat medis untuk menangkap dan mengeluarkan benda asing dari tubuh selama endoskopi berlangsung. Para dokter berhasil mengeluarkan kecoak dalam kondisi sangat utuh.

Percaya atau tidak, serangga merupakan sumber protein yang baik, bahkan rutin dikonsumsi warga di belahan dunia tertentu. Namun keterkejutan pasien menunjukkan dirinya memang tak sengaja menelan kecoak.

Dalam kebanyakan kasus, serangga masuk ke saluran pencernaan karena secara tak sengaja menelan makanan yang terkontaminasi. Para penulis studi tersebut pun tak bisa menentukan bagaimana kecoak tersebut masuk ke usus besar pasien.

Namun ini menjadi pengingat bahwa hal tak terduga bisa terjadi pada tubuh kita, termasuk memelihara kecoak di usus!

(rti)


[Gambas:Video CNN]