Thailand Kini Resmi Disebut Tailan, Bagaimana Negara ASEAN Lain?

CNN Indonesia
Jumat, 16 Jan 2026 11:10 WIB
Badan Informasi Geospasial (BIG) resmi mengubah pengucapan dan penulisan nama negara Thailand menjadi Tailan dalam bahasa Indonesia.
Ilustrasi Thailand. Kini dalam Bahasa Indonesia Thailand resmi disebut Tailan. (iStockphoto/southtownboy)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Informasi Geospasial (BIG) resmi mengubah pengucapan dan penulisan nama negara Thailand menjadi Tailan dalam bahasa Indonesia. Perubahan dari Thailand menjadi Tailan ini tercantum dalam dokumen eksonim, yang memuat nama resmi negara-negara dunia versi Bahasa Indonesia.

Perubahan tersebut tak sekadar penyesuaian ejaan, tapi juga bagian dari upaya standarisasi nama negara dunia dalam bahasa Indonesia.

BIG mengatakan standarisasi dilakukan agar penamaan geografis dalam bahasa Indonesia lebih konsisten dan sesuai kaidah kebahasaan nasional. Dokumen eksonim terbaru ini sudah didaftarkan ke United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN) pada 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indonesia telah aktif berkontribusi pada upaya Kelompok Pakar Nama Geografis Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGEGN), terutama melalui keterlibatannya dalam Kelompok Kerja Nama Negara.

Pada tahun 2019, Indonesia menyusun daftar komprehensif nama-nama ibu kota dunia dan nama-nama negara yang direvisi, yang diserahkan selama sesi pertama UNGEGN di New York dari tanggal 29 April hingga 3 Mei 2019.

Berdasarkan kerja dasar ini, pada tahun 2024, Indonesia memperbarui dokumen eksonimnya untuk mengatasi inkonsistensi dalam ejaan nama negara, memastikan keselarasan dengan standar ortografi dan fonologi bahasa Indonesia dan merevisi nama-nama negara berdasarkan Daftar Nama Negara UNGEGN tahun 2021 dan dokumen Misi Tetap untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa No. 311 Januari 2023.

Tujuan utama pembaruan dokumen eksonim adalah untuk memastikan bahwa representasi nama negara di seluruh dunia mematuhi keakuratan dan konsistensi linguistik.

Inisiatif ini sangat penting untuk menstandarisasi referensi nama negara dalam berbagai konteks resmi, seperti korespondensi negara, catatan pemerintah, dan laporan.

Selain itu, referensi nama negara yang terstandarisasi digunakan dalam materi pendidikan, termasuk buku teks dan berita, media sosial, dan media massa.

Pada akhir tahun 2024, Badan Informasi Geospasial Indonesia (BIG), bekerja sama dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPPB), pakar linguistik dari Fakultas Ilmu Humaniora, Universitas Indonesia, dan Kementerian Luar Negeri menyelesaikan dokumen eksonim yang telah diperbarui.

Eksonim merujuk pada nama geografis yang digunakan dalam suatu bahasa untuk menyebut wilayah di luar area bahasa tersebut. UNGEGN sendiri menjelaskan eksonim sebagai nama geografis yang berbeda dari nama resmi atau lokal suatu wilayah, namun digunakan secara khusus dalam bahasa tertentu.

Pada Desember 2024, BIG sebagai Lembaga Nama Nasional Indonesia, berkoordinasi dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPPB), Kementerian Luar Negeri, dan para ahli dari Fakultas Humaniora, Universitas Indonesia, mengadakan pertemuan untuk menyelesaikan dokumen eksonim yang diperbarui, khususnya untuk nama negara.

Pertemuan-pertemuan ini berfokus pada memastikan pengucapan dan ejaan sesuai dengan ortografi dan fonologi bahasa Indonesia. Dengan berbagi informasi ini, Indonesia menegaskan kembali komitmennya untuk memajukan tujuan UNGEGN dan berkontribusi pada standardisasi global nama geografis. Tabel yang disajikan di bawah ini berisi kumpulan lengkap eksonim Indonesia untuk nama negara, yang akan menggantikan versi sebelumnya.

Dalam dokumen eksonim tersebut, terdapat 194 nama negara dunia yang telah distandarisasi. Adapun penyebutan resmi negara-negara Asia Tenggara dalam bahasa Indonesia adalah sebagai berikut:

Daftar nama negara Asia Tenggara terbaru

- Brunei Darusalam (formal): Brunei Darusalam

- Kerajaan Kamboja (formal): Kamboja

- Republik Indonesia (formal): Indonesia

- Republik Demokratik Rakyat Laos (formal): Laos

- Malaysia (formal): Malaysia

- Republik Perserikatan Myanmar (formal): Myanmar

- Republik Filipina (formal): Filipina

- Republik Singapura (formal): Singapura

- Kerajaan Tailan (formal): Tailan

- Republik Sosialis Vietnam (formal): Vietnam

- Republik Demokratik Timor Leste (formal): Timor Leste.

(wiw)


[Gambas:Video CNN]