Kebanyakan Minum Air Putih Juga Ada Efeknya, Kenali 9 Ciri-cirinya

CNN Indonesia
Selasa, 13 Jan 2026 09:15 WIB
Tahukah kamu, ternyata minum air putih terlalu banyak juga bisa berdampak pada tubuh? Ketahui ciri-ciri kelebihan minum air putih.
Ilustrasi. Tahukah kamu, ternyata minum air putih terlalu banyak juga bisa berdampak pada tubuh? Ketahui ciri-ciri kelebihan minum air putih. (iStockphoto/artursfoto)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Tahukah kamu, ternyata meminum air putih terlalu banyak juga bisa berdampak pada tubuh? Ketahui gejala dan ciri-ciri kelebihan minum air putih agar kamu bisa menghindarinya.

Dikutip dari laman Cleveland Clinic, 'keracunan air' adalah kondisi ketika jumlah air di dalam tubuh terlalu banyak sehingga memengaruhi sel-sel tubuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi ini muncul ketika jumlah air dalam tubuh melebihi kebutuhan normal sehingga tubuh tidak mampu menyeimbangkannya melalui keringat atau urine.

Konsumsi air yang terlalu banyak dapat mengencerkan darah dan menurunkan kadar elektrolit, khususnya natrium. Akibatnya, cairan masuk ke dalam sel dan membuatnya membengkak.

Biasanya, akan muncul beberapa sinyal atau gejala ketika tubuh sedang keracunan air.


Gejala kelebihan minum air putih

Female drinking from a glass of water. Health care concept photo, lifestyle, close upIlustrasi. Kenali tanda yang dapat menjadi ciri-ciri kelebihan minum air putih. (iStockphoto/fizkes)

Melansir dari WebMD, berikut beberapa gejala yang dapat menjadi ciri-ciri kelebihan minum air putih.

1. Mual dan muntah

Kelebihan air membuat ginjal tidak mampu membuang cairan dengan cepat. Akibatnya, cairan menumpuk di tubuh dan mengganggu sistem pencernaan, sehingga muncul rasa mual dan muntah.

2. Perut terasa kembung

Penumpukan cairan dapat menyebabkan perut terasa penuh, tidak nyaman, dan tampak membesar.

3. Sakit kepala

Saat kadar natrium menurun karena terlalu banyak minum air, sel-sel tubuh membengkak. Jika pembengkakan terjadi di otak, tekanan di dalam kepala meningkat dan menimbulkan sakit kepala yang berdenyut.

4. Mengantuk dan kelelahan

Ginjal harus bekerja lebih keras untuk mengeluarkan kelebihan cairan. Hal ini dapat memicu kelelahan ekstrem, rasa lemas, dan keinginan untuk terus tidur.

5. Otot lemah dan nyeri

Turunnya kadar elektrolit mengganggu fungsi otot. Akibatnya, otot terasa lemah, nyeri, dan tidak sekuat biasanya.

6. Kram otot

Ketidakseimbangan elektrolit, terutama natrium, dapat menyebabkan otot berkontraksi secara tidak normal sehingga muncul kram atau kejang otot.

8. Pembengkakan pada tubuh (edema)

Kelebihan cairan dapat menyebabkan tangan, kaki, perut, atau bibir tampak bengkak akibat cairan yang terperangkap di jaringan tubuh.

9. Urine sangat bening

Urine yang terlalu jernih menandakan tubuh menerima cairan berlebihan dalam waktu singkat. Normalnya, urine berwarna kuning pucat hingga kuning tua.

10. Terlalu sering buang air kecil

Jika buang air kecil jauh lebih sering dari biasanya, hal ini bisa menjadi tanda bahwa tubuh sedang kelebihan cairan.


Bagaimana ciri keracunan air pada bayi dan anak?

Pada bayi, kebutuhan cairan sebenarnya sudah tercukupi dari ASI atau susu formula, terutama selama enam bulan pertama.

Pemberian air putih sebaiknya sangat dibatasi dan hanya diberikan setelah bayi menyusu, dalam jumlah kecil.

Jika bayi mengonsumsi terlalu banyak air, tanda-tandanya bisa berupa rewel tanpa sebab jelas, suhu tubuh yang lebih rendah dari normal, wajah tampak bengkak, kejang, serta urine yang sangat pucat atau hampir bening.

Sementara pada anak yang lebih besar, gejalanya cenderung menyerupai orang dewasa, seperti sulit fokus, mudah mengantuk, penglihatan kabur, kram otot, gangguan keseimbangan, tubuh terasa lemah, masalah pernapasan, hingga mual dan muntah.

Bila ada kecurigaan bayi atau anak mengalami kelebihan cairan, segera hubungi dokter. Jika kondisinya tampak serius, penanganan darurat di rumah sakit sangat diperlukan.

Demikian sejumlah ciri-ciri kelebihan minum air putih. Memenuhi asupan cairan tubuh dari air putih memang baik, akan tetapi pastikan minum dalam jumlah yang cukup agar tubuh tidak hiperhidrasi. Semoga bermanfaat.

(sac/fef)


[Gambas:Video CNN]