Tidak Tidur Beberapa Hari Ganggu Fungsi Organ Tubuh

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 23/04/2019 18:46 WIB
Tidak Tidur Beberapa Hari Ganggu Fungsi Organ Tubuh Ilustrasi kurang tidur (Istockphoto/demaerre)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak 91 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pemilu 2019 meninggal dunia. Sebanyak 374 lainnya dilaporkan jatuh sakit.

Faktor kelelahan karena bekerja keras saat Pemilu ditengarai jadi alasan banyaknya petugas yang tumbang. Mereka kelelahan lantaran hanya memiliki waktu beristirahat yang sedikit atau bahkan tidak tidur sama sekali dalam kurun waktu mencapai tiga hari berturut-turut.

Padahal, tidak tidur atau kurang istirahat selama tiga hari dapat membuat organ yang bekerja terforsir. Akibatnya, organ-organ di dalam tubuh seperti jantung, ginjal, bahkan otak bekerja secara terpaksa.


"Dengan tidak tidur selama tiga hari maka masing-masing organ dipacu untuk terus bekerja tanpa istirahat," ujar ahli gizi dan nutrisi, Profesor Saptawati Bardosono kepada CNNIndonesia.com, Selasa (23/4).

Saptawati mengatakan, organ yang terus bekerja tanpa istirahat tidak dapat beradaptasi dengan ritme tubuh yang masih terjaga hingga muncul kelelahan.

Kondisi tersebut juga membuat organ terganggu dan tak bisa bekerja sebagaimana mestinya. Terganggunya organ ini, lanjut Saptawati, menjadi penyebab kematian jika tidur tidur dan terus bekerja dalam waktu lama.

"Organ akan mengalami kelelahan dan tidak dapat beradaptasi. Akibatnya, terjadi gagal fungsi organ sampai dengan kematian," jelas Saptawati.

Untuk menghindari kelelahan dan kematian, Saptawati menyebut, tubuh harus beristirahat dengan tidur delapan jam setiap hari. Saat tidur, organ tubuh akan menutrisi dirinya sendiri sehingga dapat kembali bekerja setelah beristirahat.

"Dengan tidur maka masing-masing organ menjalankan fungsinya untuk menutrisi dirinya sendiri tanpa dibebani tugas lain. Agar setelahnya siap melaksanakan beban tugas sesuai fungsinya masing-masing," tutur Saptawati.

[Gambas:Video CNN] (ptj/asr)