Cara Hindari Gigitan Ular

AFP, CNN Indonesia | Kamis, 21/03/2019 17:14 WIB
Cara Hindari Gigitan Ular Ilustrasi. (commons.wikimedia.org/AllenMcC)
Jakarta, CNN Indonesia -- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa setiap tahunnya ular menggigit sekitar 5,4 juta orang di seluruh dunia.

Diperkirakan 81 ribu sampai 138 ribu orang meninggal akibat gigitan tersebut, sementara sekitar 400 ribu orang yang selamat menderita cacat permanen dan akibat buruk lainnya.

Racun ular dapat menyebabkan kelumpuhan yang menyebabkan gangguan pernapasan, gangguan pendarahan yang menyebabkan perdarahan fatal, sampai kerusakan jaringan yang dapat menyebabkan cacat permanen dan kehilangan anggota tubuh.


Sebagian besar korban gigitan ular tinggal di daerah tropis dan termiskin di dunia, dan anak-anak mengalami dampak yang lebih buruk karena ukuran tubuh mereka yang lebih kecil.

Jika sedang berwisata alam atau datang ke kawasan yang rawan kawanan ular, berikut sejumlah hal yang bisa dilakukan untuk menghindari gigitannya yang berbisa:

Jangan Memprovokasi

Ular biasanya tidak akan menyerang jika tak diganggu.

Saat berada di rimbunnya rumput atau semak, kenakan sepatu kulit, hentakan kaki saat melangkah, dan buka jalan dengan tongkat kayu untuk memperingatkan kawanan reptil yang ada di sekitar bahwa ada manusia yang melintas.

Dengan begitu mereka biasanya menjauh.

Ular biasanya melakukan serangan saat mereka tersudut atau merasa terancam terinjak.

Waspada dan Siaga

Ketika sedang berada di alam bebas, selalu waspada dan siaga untuk bertemu dengan kawanan ular. Mungkin dari rimbunnya rumput atau semak, mungkin juga dari atas pohon atau tepi sungai.

Hati-hati saat hendak membalikkan batu atau benda lain yang lama berada di tanah. Ular juga pandai berkamuflase dengan kulitnya.

Mengenakan sarung tangan tebal, membawa senter, atau membawa burung bisa menjadi antisipasi gigitan ular secara tiba-tiba.

Burung bisa berkicau secara mendadak jika mereka melihat penampakan hewan berbahaya.

Bagi yang khawatir rumahnya disusupi ular, mulai periksa bagian gelap, lembab, atau dekat dengan sumber makanan, karena biasanya ular bersarang di sana.

Melindungi pintu dengan kawat nyamuk juga bisa dilakukan untuk mencegah ular masuk ke dalam ruangan.

Saat Tergigit

Jika mengalami atau melihat orang yang digigit ular, ingat warna dan bentuk ular yang menggigit dan segera cari pertolongan terdekat, baik klinik atau rumah sakit.

Lepas semua benda yang sekiranya menyesakkan anggota badan, seperti cincin, jam tangan atau sepatu, untuk menghindari pembekuan darah.

Jangan coba-coba menangkap ular atau mengobati bisa ular jika tidak terbiasa.

[Gambas:Video CNN]

(ard)