Ulasan Fesyen

Ketika Doraemon Menggandeng Ivan Gunawan

CNN Indonesia | Jumat, 15/02/2019 10:17 WIB
Ketika Doraemon Menggandeng Ivan Gunawan Koleksi Doraemon dari Ivan Gunawan (Dok. Tim Muara Bagdja)
Jakarta, CNN Indonesia -- Doraemon bukan karakter baru di Indonesia. Sebaliknya, robot kucing ini sudah jadi teman sejak kecil para generasi 90-an.

Tak cuma itu, belakangan ini nama Doraemon sekarang ini makin terkenal di Indonesia lantaran 'terkait' dengan nama Presiden Jokowi.

Namun lepas dari isu politik, robot kucing biru teman sejati Nobita yang mengajarkan persahabatan dan kasih sayang masih digemari anak-anak masa kini.



Hal Ini pun menimbulkan inisiatif dari Animasi Internasional (AI) Indonesia atau pemegang lisensi tunggal Doraemon di Indonesia untuk membawa Doraemon ke segmen berbeda khususnya fesyen

"Harapannya kolaborasi bisa mendekatkan Doraemon dan penggemarnya," ucap Irma K. Tegoeh, Direktur AI Indonesia dalam kesempatan serupa.

Fesyen diambil sebagai cara untuk merengkuh audiens Doraemon yang kini telah beranjak dewasa. Lewat Modo 2019 - yang berarti mode dalam bahasa Jepang- Karakter penyuka dorayaki ini pun menggandeng desainer dan label lokal Indonesia seperti Ivan Gunawan, Jii by Gloria Agatha, Monday to Sunday, Harajuku x Hannie Hananto, dan lainnya.

Ivan Gunawan didapuk untuk membuka gelaran ini.

Koleksi busana ia beri nama 'Kuroba' atau dalam bahasa Jepang berarti 'sayap hitam.'

Doraemon yang imut, lucu dan lekat dengan masa kanak-kanak disulap Ivan jadi edgy dan elegan dengan kekhasan Ivan Gunawan yang dominan menggunakan warna hitam.

Ia menggebrak panggung dengan menghadirkan model-model yang berdandan bak boneka berambut periwinkle berwarna ash grey.


Tak ada warna biru khas Doraemon dan Suneo, kuning dari Nobita dan Giant, pink dari Shizuka yang manis. Seperti namanya, Ivan mengubah sosok tokoh Doraemon dan kawan-kawannya ini dengan gaya yang lebih mature, seksi, dan mewah.

Segmen pertama, Ivan mengembuskan aura Harajuku sebagai cuttingnya. Sedangkan karakter si kucing ini diikombinasikan sebagai motif busananya dengan motif geometris lainnya.

Ivan justru mengambil warna gold, putih dan hitam. Warna dan suntikan motif ini pun menghiasi busana-busana bersiluet long coat, blazer, A-line dress, dan celana palazzo. 

Ivan dengan cerdik 'menyembunyikan' karakter Doraemon dan kawan-kawannya dalam motif kainnya. Memang, sekilas tak akan terlihat jelas kalau itu 'baju Doraemon' namun perhatian pada detail akan membuat siluet wajah Doraemon jadi kentara.

Koleksi Ivan GunawanFoto: Dok. Tim Muara Bagdja
Koleksi Ivan Gunawan

Trik ini juga sekaligus menyembunyikan kesan kekanakan yang bisa jadi bakal ditimbulkan saat memakai motif Doraemon. Namun cara ini akan membuat Doraemon dan Nobita jauh lebih 'dewasa.'

Namun ada look yang benar-benar mengambil karakter Doraemon CS sebagai motif sulaman. 

Jika disadari, sosok Shizuka hadir dalam tampilan model yang berambut kepang dua, mengenakan A-line dress dan sepatu platform. Juga sosok Giant yang seolah hadir lewat busana pria yang serba oversized.

Selain itu, aksesori jadi berperan penting. Tengok saja hiasan kepala berbentuk baling-baling bambu. Alat ini sangat ikonik dan orang langsung 'ngeh' bahwa busana-busana ini bernuansa Doraemon.  Peran Rinaldy A. Yunardi dalam pagelaran busana ini jelas tak bisa dianggap biasa atau pelengkap saja. 

Masih dalam atmosfer yang serupa, giliran model-model pria menjajah panggung runway. Tak seberagam busana wanita, Ivan hanya bermain dengan warna cokelat nude dan potongan-potongan busana serba longgar bahkan oversized.

Namun yang menarik baik busana pria dan busana wanita ialah sematan mika baik untuk membungkus busana atau memang disatukan dengan bahan lain seperti mikado, lace, tule atau katun. Permainan tipografi 'Ivan Gunawan' berseliweran di sana-sini terutama pada busana pria.

[Gambas:Video CNN]

Pada segmen kedua, Ivan seolah 'tancap gas'. Di sini, Ivan mungkin sedikit terobsesi untuk mendandani Shizuka yang manis jadi lebih seksi dengan cocktail dressnya.

Pada segmen ini ia mengambil siluet yang 'sangat' Ivan yakni cocktail dress dan evening gown. Glamour dan extravagant, dua istilah ini sanggup mewakili desain busana plus makin 'ngegas' dengan penggunaan warna hitam dan putih. 

Foto: Dok. Tim Muara Bagdja

Sebagai 'gong', Ivan mempersembahkan gaun dengan taburan kristal Swarovski dan wajah-wajah karakter serial asal Jepang ini. 

Ini bukan pertama kalinya karakter kartun populer menyusup dalam kombinasi detail busana dengan motif lainnya. Beberapa waktu lalu, karakter tikus Mickey Mouse juga pernah menyusup sebagai motif batik khas Indonesia.

Foto: Dok. Tim Muara Bagdja
(els/chs)