Mengenal Kanker Darah: Limfoma

CNN Indonesia | Rabu, 13/02/2019 15:57 WIB
Mengenal Kanker Darah: Limfoma ilustrasi kesehatan ( Istockphoto/sudok1)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ani Yudhoyono jatuh sakit. Istri Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY ini diketahui mengalami kanker darah. Namun sampai saat ini tak diketahui tipe kanker darah yang diidapnya.

Namun kanker darah ternyata tak cuma leukemia.

Secara umum, ada tiga jenis kanker darah yang dikenal di dunia medis. Ketiganya adalah leukemia, myeloma, dan limfoma.



Leukemia adalah kanker yang menyerang sel darah putih. Sedangkan limfoma adalah kanker darah yang menyerang kelenjar getah bening. Sementara myeloma merupakan kanker pada sel plasma.

Kanker darah limfoma lebih dikenal sebagai kanker getah bening.

Di Indonesia, penderita kanker limfoma mencapai 14.905 berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013.

Mengutip Healthline, limfoma adalah kanker darah dalam sistem limfatik yang menyebabkan pembesaran kelenjar getah bening. Padahal di dalam tubuh, sistem limfatik termasuk bagian yang berperan penting untuk kekebalan tubuh manusia. 

Berdasarkan sel limfosit yang terserang, kanker darah limfoma dibagi menjadi dua bagian yaitu limfoma hodgkin dan non-hodgkin.

Di Indonesia, jenis limfoma yang banyak ditemui adalah limfoma non-hodgkin. data Globocan menyebut jenis limfoma non-Hodgkin merupakan kanker nomor tujuh yang sering dijumpai. Sementara Hodgkin hanya mengambil 20 persen dari kasus limfoma.


Mengutip WebMD, limfoma hodgkin terjadi karena mutasi genetik di limfosit B atau sel B. Penderita lomfoma hodgkin memiliki limfosit besar yang disebut sel Reed-Sternberg di kelenjar getah beningnya.

Sedangkan limfoma non-hodgkin terjadi pada sel limfosit yang disebut sel T.

Ada beberapa penyebab terjadinya kanker darah. Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah akan lebih mudah terserang limfoma. Infeksi virus Epstein-Barr, HIV, atau bakteri Helicobacter pylori (H.pylori) juga meningkatkan risiko untuk serangan kanker darah tipe ini.

Penyakit ini paling umum menyerang orang yang berusia 15-35 tahun, dan lebih dari 50 tahun.


Mengutip Mayo Clinic, ada beberapa gejala dari kanker darah limfoma. Beberapa di antaranya adalah rasa nyeri dan sakit yang tak tertahankan dari kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau di pangkal paha.

Selain itu rasa kelelahan yang sangat, demam, berkeringat di malam hari, napas pendek, sampai penurunan berat badan yang drastis juga menjadi pertanda serangan kanker darah ini. (chs/chs)