AP II Hadirkan Airport Digital Lounge di Bandara Soetta

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Selasa, 25/12/2018 19:59 WIB
AP II Hadirkan Airport Digital Lounge di Bandara Soetta Angkasa Pura II menjadikan shelter bus terminal 2 sebagai pilot project sistem antrean bus, dan melengkapi Airport Digital Lounge di Bandara Soekarno-Hatta. (Dok. Kemenpar)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Angkasa Pura II menjadikan shelter bus terminal 2 sebagai pilot project sistem antrean bus, dan melengkapi Airport Digital Lounge di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Awaluddin menyatakan ada 5 Bus Apron Lower Deck yang beroperasi di Bandara Soetta. Di terminal 3, bahkan ada Hotel Kapsul yang bisa dimanfaatkan siapa pun. Sementara untuk keamanan, terdapat sistem digital yakni Airport Security Web.

"Seluruh terminal di Bandara Soekarno-Hatta dilengkapi Airport Digital Lounge. Tujuannya, untuk mempermudah perjalanan para penumpang maupun para pengguna jasa di bandara," ujar Awaludin, dalam keterangan tertulis, Selasa (25/12).


Menurut Awaluddin, digital lounge adalah representasi dari program Airport Digital Journey Experience di seluruh bandara Angkasa Pura II. Airport Digital Journey Experience sendiri merupakan program utama korporasi dalam melakukan inovasi yang terpola. Tujuannya, untuk menjadikan bandara-bandara yang dikelola Angkasa Pura II berkelas dunia.


Awaluddin berharap, Airport Digital Lounge dapat menjadi pusat informasi layanan digital untuk lebih mempermudah perjalanan pengguna jasa, serta aktivitas penunjang lainnya. Penerapan Airport Digital Lounge juga akan disesuaikan dengan karakteristik masing-masing bandara yang dikelola Angkasa Pura II.

Beberapa aktivitas yang dapat dilakukan pada Airport Digital Lounge yaitu pelayanan informasi, self check-in counter, virtual assistant melalui chat bot, coworking space, digital way finding, reservasi perjalanan/akomodasi, dan official airport merchandise store.

"Anda juga bisa melihat digital cinema di terminal 3. Sementara pengantar di terminal 1 dan 2, dapat masuk ke area lain di Bandara Soekarno-Hatta," bebernya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya berharap, seluruh cabang Angkasa Pura II dilengkapi Airport Digital Lounge. Sebab, sebagai pusat layanan terintegrasi dari Angkasa Pura II, Airport Digital Lounge sudah menawarkan kemudahan layanan informasi bandara dengan teknologi digital terkini (state of the art technology).

"Peningkatan fasilitas dan pelayanan bandara sangat penting bagi industri pariwisata. Sebab, saat ini mayoritas wisatawan memilih bepergian menggunakan jalur udara. Saya optimis layanan Airport Digital Lounge dapat meningkatkan kunjungan wisatawan," tegasnya.

(prf/stu)