Sisa Enam Jenis Harimau di Dunia, Dua Punah di Indonesia

AFP, CNN Indonesia | Sabtu, 27/10/2018 17:24 WIB
Sisa Enam Jenis Harimau di Dunia, Dua Punah di Indonesia Seekor harimau Bengal Putih di Kebun Binatang Olmense, Belgia. (REUTERS/Yves Herman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menjelang akhir pekan, berita menyedihkan datang dari dunia satwa. Kelompok peneliti menyatakan bahwa hanya tersisa enam jenis harimau di dunia. Jumlah yang berada di alam liar pun sudah kurang dari 4.000 ekor.

Enam jenis harimau yang kini tersisa ialah harimau Bengal, Amur, China Selatan, Sumatra, Indochina dan harimau Malaysia, seperti yang dilaporkan oleh kelompok peneliti dalam jurnal ilmiah Current Biology.

Sementara itu, tiga jenis harimau yang sudah resmi punah ialah harimau Caspian, Jawa dan Bali. Dua nama terakhir berhabitat di Indonesia sebelum hilang tak berbekas.


Meski terjadi kerusakan alam akibat pemanasan global, namun perburuan liar masih menjadi musuh utama dari kelestarian harimau di dunia.

Perburuan liar terkait hobi atau pembabatan lahan membuat harimau tak lagi menjadi raja dalam hutannya.

Konservasi harimau menjadi langkah utama dalam menambah jumlahnya di dunia. Bukan cuma di Eropa atau Amerika, Asia dan Arab juga wajib melakukannya.

Berbeda dari jenis kucing besar lain seperti macan kumbang (jaguar), harimau memiliki cara beranakpinak yang berbeda.

Secara sederhana, harimau hanya kawin dengan jenisnya, berbeda dengan macan kumbang yang bisa kawin silang.

"Harimau memiliki banyak perbedaan, mulai dari ukuran tubuh sampai warna bulu. Harimau dari Rusia sangat berbeda dengan India. Bahkan harimau dari Malaysia berbeda dengan Indonesia," kata Shu-Jin Luo, peneliti dari Universitas Peking, Beijing, China.

Menjaga kelestarian harimau bukan cuma mengusir pemburu liar dari habitatnya. Kelompok peneliti juga mengatakan kalau membangun lahan konservasi yang aman serta terawat juga sama pentingnya.

(ard)