Pelembap Wajah Terbaik untuk Setiap Jenis Kulit

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 09/10/2018 16:36 WIB
Pelembap Wajah Terbaik untuk Setiap Jenis Kulit Ilustrasi (Istockphoto/EdwardDerule)
Jakarta, CNN Indonesia -- Beda jenis kulit, beda pula perawatan yang harus dijalani setiap orang. Perbedaan itu termasuk pula mempengaruhi pilihan pelembab wajah yang digunakan.

Pelembab wajah diperlukan untuk mempertahankan struktur dan fungsi kulit dari berbagai faktor eksternal seperti udara kering, pendingin ruangan, sinar matahari, dan masih banyak lagi. Jika tidak, kulit akan nampak kusam.

Setiap pelembap wajah memiliki kandungan yang saling berbeda satu sama lain. Hasil yang kurang memuaskan akan dirasa jika kulit tak diintervensi pelembap wajah yang sesuai.



Berikut melansir Elle, pelembap wajah yang cocok untuk masing-masing jenis kulit.

1. Kulit normal
Pemilik kulit normal tampaknya tak perlu terlalu khawatir akan pilihan jenis pelembap wajah.

"Kulit normal akan dapat mentolerir jenis-jenis pelembap tanpa harus takut berminyak," ujar ahli dermatologi, Kavita Mariwalla.

Mariwalla juga menyarankan untuk menggunakan pelembap wajah dengan kandungan vitamin C. Hal itu diperlukan untuk membantu mengelola kerusakan antioksidan.

Meski tak bermasalah, namun ahli dermatologi lain, Paul Jarrod Frank, menekankan pentingnya SPF. "Terlepas dari suhu, Anda harus selalu mencari produk dengan SPF 30 atau lebih," kata dia.


2. Kulit kering
Untuk kulit kering, Frank merekomendasikan krim berbasis minyak. "Semakin besar kandungan minyak, semakin baik penyerapan yang dilakukan untuk menghidrasi jaringan," jelasnya.

Ahli kecantikan, Renee Rouleau, menyarankan para pemilik kulit kering untuk menggunakan pelembap shea butter di siang hari. Hal itu akan memperbaiki kelembapan kulit.

Sementara untuk malam hari, Rouleau merekomendasikan krim pencerah kaya minyak. Bukan cuma membuat kulit tak terlihat kusam, tapi juga memperbaiki kulit dengan hidrasi jangka panjang.

3. Kulit berminyak
Meski pemilik kulit berminyak cukup percaya diri meski tanpa pelembap, namun Rouleau menegaskan jika mereka tetap harus menggunakan pelembap dalam situasi apa pun.

"Mereka masih membutuhkan hidrasi berbasis air untuk mencegah kulit mengeluarkan lebih banyak minyak," kata Rouleau.


Rouleau menyarankan hydrator dengan zinc oxide untuk perlindungan matahari di siang hari. Zinc di udara panas mampu menjaga keseimbangan kulit dan mencegah produksi minyak berlebih pada kulit.

Selain itu, ahli kecantikan lainnya, Joanna Vargas, juga menyarankan produk berbasis gel lidah buaya yang menghidrasi kulit.

Namun, para pemilik kulit berminyak harus menghindari jenis pelembap apa pun yang mengandung alkohol. Hal itu dapat membuat pori-pori tersumbat.

4. Kulit kombinasi
Mereka yang memiliki kulit berminyak sekaligus kering harus menemukan pelembap yang mampu menjadi penyeimbang.

"Formula bebas minyak memberikan kulit kombinasi keseimbangan yang sempurna dari hidrasi yang dibutuhkan, namun mudah menyerap tanpa residu berminyak," ujar Roeleau.


Selain itu, Roeleasu juga merekomendasikan pelembap berbahan panthothenic acid untuk malam hari.

5. Kulit sensitif
Para pemilik kulit sensitif harus mencari produk pelembap yang memberikan efek menenangkan. Alpukat adalah salah satu bahan yang bisa diandalkan untuk si kulit sensitif.

"Alpukat itu menenangkan, menghidrasi, dan menganduk banyak vitamin B yang mampu mengatur fungsi sel," ujar Vargas (asr/chs)