logo CNN Indonesia

Sepuluh Gangguan Tidur dan Solusi Menyiasatinya

, CNN Indonesia
Sepuluh Gangguan Tidur dan Solusi Menyiasatinya Dari sakit punggung, gelisah, hingga mendengkur, sejumlah gangguan tidur ini dapat disiasati dengan cara mudah dan tergantung posisi tidur. (Foto: Thinkstock/Aleksandr_Gromovnesharm)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tidur menjadi aktivitas yang semestinya dapat dinikmati, asalkan tidak diselingi dengan gangguan yang kerap datang. Entah itu gelisah, sakit di punggung atau keram di kaki.

Seperti dilansir dari Witty Feed, sejumlah gangguan tidur itu dapat disiasati dengan mudah dan tergantung pada posisi tidur. 

Di antara gangguan itu, diantaranya yang sering dialami misalnya sakit punggung, leher dan keram di kaki. Berikut beberapa di antaranya dan solusi menyiasatinya:

Sakit punggung
Posisi tidur miring dengan tangan yang memeluk bantal memang pilihan yang menyenangkan untuk menikmati tidur. Namun, posisi tersebut justru akan berujung pada sakit punggung. Para dokter merekomendasikan agar seseorang memilih untuk tidur dengan telentang dan meletakkan bantal di bawah lutut kaki supaya membentuk kelengkungan alami tubuh.

Sakit leher
Salah bantal, ungkapan yang seringkali disebut ketika terbangun dengan sakit leher. Biasanya, sakit leher akan terjadi jika kepala diletakkan di atas bantal. Hal itu akan membuat posisi leher tidak sejajar dengan tubuh. Posisi telentang memang dianjurkan oleh para dokter. Selain itu, seseorang dapat menaruh bantal di bawah lengan kanan dan kiri untuk mendapatkan posisi yang nyaman.

Mendengkur
Tak jarang seseorang tidur dengan mendengkur. Untuk menghilangkan kebiasaan mendengkur itu, dokter menganjurkan untuk tidur telungkup dengan posisi tubuh menyamping. Selain itu, dokter juga menganjurkan supaya seseorang yang seringkali mendengkur mau melakukan terapi untuk menguatkan otot-otot lidah dan tenggorokan.

Kram kaki
Saat tubuh sudah lelah, biasanya tidur adalah pilihan terbaik. Seharusnya, seseorang dapat melakukan pemanasan atau olahraga ringan sebelum tidur. Hal itu untuk menghindari kram kaki yang dapat terjadi seketika. Selain itu, olahraga seperti yoga juga dianjurkan untuk menghindari hal tersebut.

Mulas
Sebelum tidur, seseorang dapat meninggikan kakinya dengan bantal supaya aliran darah dapat mengalir. Tidak hanya itu, sedikit pijatan di kaki juga dapat membantu melancarkan aliran darah. Tidur menyamping ke kiri dapat mencegah makanan kembali ke kerongkongan sehingga mulas tidak akan terjadi. Selain itu, seseorang juga harus membatasi asupan kafein 6 jam sebelum tidur.

Sakit bahu
Ada yang salah dengan posisi tidur seseorang jika terbangun dengan sakit pada bahunya. Salah satu penyebabnya adalah tidur telungkup. Solusinya, seseorang harus tidur telentang untuk menghindari sakit bahu tersebut.

Sulit tidur
Persepsi yang salah ketika seseorang mengupayakan untuk cepat tidur dengan bermain handphone atau laptop. Dengan dalih ingin membuat mata lelah justru hal tersebut tidak akan memancing rasa kantuk. Hal terbaik untuk membuat cepat tidur adalah dengan membaca buku dan menghitung anak domba. Hal itu tidak akan membuat otak terus bekerja dan rasa santai juga akan dimiliki oleh tubuh.

Gelisah
Biasanya, kegelisahan menyerang di kala tertidur. Hal itu umumnya terjadi karena hawa panas yang tidak kuat ditanggung oleh tubuh. Sebaiknya, seseorang tidak mengonsumsi minuman alkohol karena dapat membuat tubuh menjadi pans. Selain itu, pasang kipas angin atau AC untuk menyejukkan kamar.

Tidak bisa bangun pagi
Hal yang tidak dapat dihindari oleh kebanyakan orang. Biasanya kurang tidur akan membuat seseorang terlambat bangun. Solusi untuk menghindari hal itu adalah dengan membiasakan bangun di pagi hari di waktu yang sama. Misalnya, seseorang dapat memulai bangun tidur pukul 06.00 pagi setiap hari. Jika sudah terbiasa, maka tidak perlu takut untuk persoalan yang satu ini.

Terapi
Jika kesulitan tidur masih sulit dialami, seseorang dianjurkan untuk memeriksa ke dokter dan melakukan terapi. (rah)

0 Komentar
Terpopuler
CNN Video