Merayakan Kekalahan 'Raja Iblis' di Festival Dussehra

Reuters/Shailesh Andrade/Ajay Verma/Danish Ismail/Munish Sharma , CNN Indonesia | Selasa, 15/12/2015 11:06 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Dussehra, yang dirayakan di hari kesepuluh bulan Ashwin menurut kalender Hindu, dirayakan oleh umat Hindu India untuk menandai menangnya kebaikan atas kejahatan

Warga berkumpul saat dibakarnya patung raja iblis Rahwana pada festival Dussehra di Mumbai, India, 22 Oktober 2015. Sepuluh stupa kepala raja iblis Rahwana dibakar saat Dussehra, festival yang memeringati kemenangan Dewa Hindu Rama atas Rahwana, simbol menangnya kebaikan atas kejahatan. (REUTERS/Shailesh Andrade)
Seorang seniman berpakaian seperti raja iblis Rahwana untuk merayakan Ramlila, kembalinya Dewa Rama, saat perayaan festival Dussehra di Mumbai, India. (Reuters/ Shailesh Andrade)
Seorang seniman berpakaian menyerupai Dewa Hindu Rama dalam sebuah drama keagamaan selama festival Dussehra di Chandigarh, India, pada 22 Oktober 2015. (Reuters/Ajay Verma)
Seorang seniman menyamar seperti setan dalam sebuah drama keagamaan pada perayaan Festival Dussehra di Chandigarh, India. (Reuters Ajay Verma)
Pantulan wajah seorang seniman dalam cermin saat bersiap-siap di belakang panggung sebelum tampil memperingati Ramlila, kembalinya Dewa Rama, di perayaan festival Dussehra. (Reuters/Shailesh Andrade)
Kembang api yang muncul sebelum dibakarnya patung raja iblis Rahwana pada perayaan Festival Dussehra di Srinagar, 22 Oktober 2015. (Reuters/ Danish Ismail)
Masyarakat menyaksikan dibakarnya patung raja iblis Rahwana, saudara laki-lakinya Kumbhkarana, dan putranya Meghnad selama festival umat Hindu Dussehra di Amritsar, India. (Reuters/ Munish Sharma)
Masyarakat menyaksikan dibakarnya patung sepuluh kepala raja setan Rahwana selama festival Hindu Dussehra yang memperingati kemenangan Dewa Rama atas Rahwana, simbol menangnya kebaikan atas kejahatan. (Reuters/ Munish Sharma)
Seorang seniman selesai memakai tata riasnya sebelum tampil untuk merayakan Ramlila, kembalinya Dewa Rama, di perayaan festival Dussehra. (REUTERS/Shailesh Andrade)